Wagub: Kalbar Bertekad Wujudkan Kota Layak Anak

oleh

Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya menegaskan pemerintah provinsi bertekad mewujudkan kabupaten/kota di wilayahnya menjadi kota layak anak (KLA). <p style="text-align: justify;"><br />"Dengan begitu harapan untuk mendapatkan generasi bangsa yang lebih baik bisa tercapai," kata Christiandy usai Pengukuhan Kepengurusan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) periode 2011-2014 di Pontianak, Selasa.<br /><br />Terkait KLA itu, kata Christiandy, dirinya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Kota Pontianak sebagai ibu kota provinsi yang sudah ditetapkan sebagai KLA sejak 2007.<br /><br />"Begitu pula dengan Sintang sedang berupaya maksimal dalam merintis sebagai KLA, yang kemudian diikuti Kota Singkawang," jelasnya.<br /><br />Pemprov Kalbar sebagai satu dari sepuluh provinsi yang mengembangkan KLA diharapkan mampu mengemban amanah yang diberikan tersebut, katanya.<br /><br />Menurut Christiandy, berbagai upaya sudah dilakukan, salah satunya dengan mensinergikan upaya advokasi dan sosialisasi.<br /><br />"Dengan begitu melalui advokasi dan sosialisasi KLA diharapkan generasi penerus bangsa dengan komposisi 41 persen dari penduduk Kalbar itu dapat benar-benar memperoleh haknya secara menyeluruh," tegasnya.<br /><br />Pertengahan tahun 2010, tim dari KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sudah melakukan sosialisasi di seluruh kabupaten/kota.<br /><br />"Pemerintah Provinsi akan meminta keseriusan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) untuk merencanakan program yang memperhatikan kepentingan terbaik anak," kata Christiandy.<br /><br />Dengan adanya KPAID di Kalbar, lanjutnya, dapat membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas-tugas seperti sosialisasi, advokasi, pengkajian, koordinasi dan evaluasi terhadap permasalahan dan pelaksanaan kesejahteraan perlindungan anak di provinsi itu.<br /><br />"Apalagi saat ini Kalbar banyak dihadapkan pada berbagai persoalan dan permasalahan anak yang tidak mudah untuk diselesaikan atau diminimalkan," ungkap Christiandy.<br /><br />Ia menilai, jika hal tersebut tidak ditangani dengan komprehensif pasti akan merugikan berbagai aspek khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia di Kalbar.<br /><br />"Diharapkan dengan adanya KPAID itu pula dapat menyelesaikan berbagai permasalahan anak di Kalbar untuk menyukseskan program Kalbar sebagai KLA," kata Wagub Kalbar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>