Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Achmad Diran meninjau perbaikan jembatan Bajarum yang rusak akibat ditabrak tongkang pengangkut bijih besi pada 21 Desember 2013 lalu. <p style="text-align: justify;">"Kami targetkan perbaikan jembatan bajarum selesai dan dilakukan uji coba pada 21 Januari 2014 nanti dan saat ini masih dalam proses perbaikan," kata Wakil Gubarnur Kalteng, Achmad Diran kepada wartawan di Sampit, Rabu.<br /><br />Uji coba pada 21 Januari tersebut baru sebatas rencana, apa bila nantinya perbaikannya belum selesai maka uji coba tersebut akan ditunda.<br /><br />Kerusakan jembatan Bajarum cukup parah, sehingga dalam perbaikannya membutuhkan kejelian, ketelitian dan perhitungan yang tepat.<br /><br />Perbaikan jembatan Bajarum dilakukan oleh kontraktor dan tenaga-tenaga handal, bahkan di Indonesia hanya ada dua kontraktor yang memiliki kemampuan memperbaiki kerusakan jembatan.<br /><br />"Kami harap perbaikan jembatan Bajarum bisa selesai tepat waktu, sehingga bisa dilakukan uji coba dan selanjutnya akan dibuka untuk umum jika dalam uji coba tersebut tidak ada masalah," katanya.<br /><br />Jika dalam uji coba itu nantinya masih ditemukan permalsahan atau jembatan Bajarum belum siap dilalui kendaraan, maka akan dilakukan penutupan kembali untuk perbaikan lanjutan.<br /><br />Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng, Leonard S Ampung mengatakan, saat ini perbaikan jembatan Bajarum masih dalam tahap pembuatan stopper untuk peletakan jacking atau pondasi penempatan dongkrak.<br /><br />Jembatan Bajarum itu nantinya akan didongkrak untuk mengembalikan ke posisi awal secara memanjang dan secara melintang.<br /><br />"Kita harapkan toleransi dari pergeseran itu tidak selebar yang ada saat ini atau dipersempit menjadi 5-7 centimeter dan hal itu yang diperkenankan dalam bentang yang satu dengan bentang yang lain," jelasnya.<br /><br />Dengan adanya perbaikan tersebut diharapkan posisi memanjang dan melintang bisa kembali seperti semula dan hal itu yang saat ini sedangkan menjadi target pengerjaan.<br /><br />Sebelum dibuka untuk umum, jembatan Bajarum nantinya akan diuji coba dan hal itu wajib dilakukan karena untuk mengetahui secara menyeluruh kekuatan jembatan.<br /><br />"Uji coba tersebut dimaksudkan untuk pengembalian fungsi utama jembatan Bajarum. Uji coba nantinya akan menggunakan 12-13 truk bermuatan dengan posisi kendaraan berhenti pada titik yang krusial atau yang rusak," ucapnya.<br /><br />Jika dalam uiji coba tersebut jembatan tidak mengalami pergeseran atau tetap pada posisi semula maka jembatan akan dianggap telah baik. <strong>(das/ant)</strong></p>

















