Wagub Kaltim Janji Kembangkan Bandara Krayan

oleh

Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy berjanji bahwa Pemprov Kalimantan Timur, akan mengembangkan Bandara Perintis Yuvai Semaring, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, mengingat arti strategis kawasan itu sebagai wilayah perbatasan. <p style="text-align: justify;">Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy saat bersilaturahmi dengan Wali Kota Tarakana dan jajarannya serta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Tarakan, Selasa malam, menyatakan terdapat tiga Bandara di tiga kabupaten yang memiliki kawasan perbatasan dengan negara lain.<br /><br />Ketiga bandara itu adalah Yuvai Semaring Krayan di Kabupaten Nunukan dan Bandara Long Apung di Kabupaten Malinau serta Bandara Datah Dawai di Kabupaten Kutai Barat.<br /><br />Sedangkan pendanaan yang diperlukan masing-masing Rp120 miliar untuk Bandara Yuvai Semaring Krayan dan Rp130 miliar untuk Bandara Long Apung serta Rp150 miliar untuk Bandara Datah Dawai.<br /><br />"Pendanaan tersebut menuju target Bandara perbatasan mencapai panjang 1.600 meter dan lebar 30 meter, sehingga minimal mampu didarati pesawat jenis Hercules dan ATR," kata H Farid Wadjdy.<br /><br />Sedangkan untuk peningkatan pembangunan Bandara Yuvai Semaring Krayan menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim dan Gubernur Awang Faroek Ishak pada 30 September lalu melakukan kunjungan ke Krayan sekaligus melihat progres pembangunan Bandara tersebut.<br /><br />Sementara itu, proyek pembangunan Bandara Yuvai Semaring saat ini bernilai kontrak pekerjaan Rp37,7 miliar untuk perpanjangan landasan 225 meter serta lebar 30 meter yang dikerjakan PT Waskita Karya.<br /><br />Kendala yang dihadapi dalam pengerjaan proyek ini di antaranya penyediaan semen dan aspal serta peralatan pendukung berupa stone crusher (alat penghancur batu). Karena peralatan dan material tersebut harus diangkut menggunakan angkutan udara dari Bandara Juata Tarakan.<br /><br />"Semen didatangkan dari Tarakan, sedangkan aspal dari Surabaya yang kemudian diangkut menggunakan jasa angkutan udara. Sementara stone crusher dikirim dalam bentuk belum siap pakai dan baru dirangkai setibanya di Krayan sebelum dioperasikan," jelasnya.<br /><br />Pendukung pekerjaan lainnya berupa material batu diperoleh dari ketersediaan lokal sekitar Krayan. Sementara untuk alat berat, PT Waskita Karya bekerja sama dengan kontraktor lokal untuk mendatangkan alat berat dari Malaysia.<br /><br />Panjang landasan sekarang mencapai 1.275 dengan lebar 23 meter. Setelah kesepakatan Pemprov dan DPRD Kaltim akan disiapkan pendanaan lanjutan dalam alokasi kontrak tahun jamak (muti years contract) Rp120 Miliar untuk masa pengerjaan 2012 – 2013.<br /><br />"Tambahan alokasi itu akan digunakan untuk penyempurnaan panjang landasan hingga 1.600 meter dan pekerjaan awal dari titik nol landasan untuk pelebaran landasan masing-masing 3,5 meter kiri dan kanan landasan," ujarnya.<br /><br />Selain itu, akan dilakukan penambahan shoulder (bahu landasan) 15 meter masing-masing 7,5 meter kiri kanan landasan dalam bentuk perkerasan tanah padat dan pasir untuk antisipasi keselamatan penerbangan.<br /><br />Gubernur mengharapkan agar selalu berkoordinasi dalam pembangunan Bandara ini dan jika rampung pada 2013, panjang landasan sudah mencapai 1.600 meter dengan lebar 30 meter sehingga pesawat jenis ATR dan Hercules bisa mendarat. <strong>(phs/Ant)</strong></p>