Home / Tak Berkategori

Wagub: Perkebunan Besar Harus Berdayakan Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 26 April 2011 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Acmad Diran, minta perusahaan perkebunan besar yang ada di Kalteng harus berperan aktif memberdayakan masyarakat di wilayah kerjanya. <p style="text-align: justify;"><br />"Sebagai pelaku sektor riil, maka sub sektor perkebunan memiliki peran yang sangat strategis untuk menyerap tenaga kerja dan memberikan peluang usaha bagi masyarakat," kata H Achmad Diran, di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Menurutnya, pembangunan kebun plasma yang dikelola Koperasi bekerja sama dengan perusahaan besar perkebunan di Kalteng merupakan bagian yang sangat penting dalam upaya mendistribusikan pembangunan perkebunan dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat tumbuh dan berkembang pada kawasan pengembangan perkebunan.<br /><br />"Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No: 26/2007 tentang Pedoman perizinan Usaha Perkebunan Pasal 11 ayat 1, setiap perusahaan perkebunan yang memiliki izin usaha perkebukan wajib membangun kebun untuk masyarakat sekitar, minimal dua puluh persen dari total luas areal kebun yang diusahakan oleh perusahaan," ujar mantan Bupati Barito Selatan ini.<br /><br />Diutarakannya, pembangunan provinsi Kalteng hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan, terutama adanya masyarakat yang masih hidup dalam batas garis kemiskinan.<br /><br />Walaupun masih di bawah angka nasional angka kemiskinan Kalteng tahun 2010 tercatat 6,77 persen, tingkat pengangguran terbuka di Kalteng mencapai 3,88 persen, dan indek pembangunan manusia (IPM) 7.<br /><br />"Guna memayungi kebijakan pro-rakyat, pemerintah provinsi Kalteng saat ini mengupayakan penyempurnaan Peraturan Daerah No: 3/2003 tentang Perusahaan Perkebunan. Penyempurnaan ini dilaksanakan dengan memperhatikan isu regulasi baru yang mengemuka saat ini," katanya.<br /><br />Dikatakannya, regulasi yang menjadi perhatian itu seperti permasalahan lingkungan hidup, permasalahan perekonomian masyarakat, permasalahan lahan, permasalahan adat istiadat dan budaya maupun masalah-masalah lainnya.<br /><br />"Kebijakan ini akan kami sosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat di Kalteng. Selain itu, pemerintah provinsi juga komitmen terhadap masalah lingkungan dan sosial kemasyarakatan," tegasnya.<br /><br />Selain itu, katanya, pemerintah provinsi selalu berpartisipasi, bahkan mendorong berbagai gerakan untuk mengurangi pemanasan global. Atas dasar itu, pihaknya akan mengakomodasi dan menerapkan "Indonesia Sustainable Palam Oil" (ISPO).<br /><br />"ISPO sebagai petunjuk dalam upaya bersama penerapan prinsip dan kreteria pembangunan minyak kelapa sawit berkelanjutan," tandasnya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung
Kawasan Pedalaman Sintang Alami Banjir, Ini Kata Bupati Sintang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Senin, 12 Januari 2026 - 20:45 WIB

Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

Berita Terbaru