Wagub: Ujian Nasional Masih Diperlukan

oleh

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengatakan, Ujian Nasional (UN) untuk siswa masih diperlukan sebagai salah satu acuan penilaian kemampuan anak didik selama sekolah. <p style="text-align: justify;"><br />"Ujian Nasional perlu, yang menjadi masalah cara pelaksanaannya saja," ujar Christiandy Sanjaya dihubungi di Pontianak, Selasa.</p> <p style="text-align: justify;">Menurut dia, pemerintah melakukan sentralisasi dalam penyiapan ujian nasional karena berbagai pertimbangan. Salah satunya di masa lalu kerap terjadi kebocoran soal ujian nasional.</p> <p style="text-align: justify;">"Untuk itu, pemerintah harus mampu. Selain mencegah kebocoran, dalam teknis pelaksanaannya seperti pengiriman, penyiapan soal, juga harus berlangsung dengan lancar," ujar mantan pendidik itu.</p> <p style="text-align: justify;">Ia menambahkan, secara umum pelaksanaan ujian nasional di Kalbar berlangsung lancar meski sempat ada laporan sedikit kekurangan lembar soal sewaktu pelaksanaan tingkat SMA dan sederajat.</p> <p style="text-align: justify;">"Sekitar 26 lembar soal, dan sudah diatasi," kata Christiandy Sanjaya.</p> <p style="text-align: justify;">Mengenai permintaan sejumlah kepala daerah agar ujian nasional ditiadakan, Christiandy Sanjaya tidak sepakat.</p> <p style="text-align: justify;">"Ini merupakan kebijakan nasional yang berlaku secara keseluruhan. Jadi pemerintah di daerah bertugas untuk mendukung kebijakan, termasuk ujian nasional," katanya menegaskan.</p> <p style="text-align: justify;">Ia melanjutkan, yang bisa dilakukan pemerintah daerah adalah memberi masukan ke pemerintah pusat terkait pelaksanaan ujian nasional.</p> <p style="text-align: justify;">"Misalnya, jangan pola seperti ini yang dilakukan," ujar Christiandy Sanjaya.</p> <p style="text-align: justify;">Ia mengingatkan, sistem yang berlaku di Indonesia, meski daerah diberi otonomi tetapi bukan merdeka dan berdiri sendiri.</p> <p style="text-align: justify;">"Bisa kacau sistem demokrasi dan pemerintahan," kata dia.</p> <p style="text-align: justify;">Christiandy Sanjaya menambahkan, kalau terdapat kelemahan dan kekurangan dalam pelaksanaan ujian nasional, sudah sepatutnya disampaikan ke pemerintah pusat.</p> <p style="text-align: justify;">"Mungkin saja nanti Presiden meminta masukan daerah seputar pelaksanaan ujian nasional untuk dijadikan bahan evaluasi," kata Christiandy Sanjaya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>