Wakil Ketua DPRD Sintang, Wilayah Perbatasan Rentan Peredaran Narkoba

oleh

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim meminta kepada semua pihak untuk tidak menjadi penonton akan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kabupaten Sintang. Apabila itu terjadi, maka Sintang akan gawat narkoba. <p style="text-align: justify;">“Mari sama-sama kita menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di sintang ini, dan ayo kita selamatkan para generasi muda di masa akan datang dari bahaya narkoba,” tegas Terry Ibrahim.<br /><br />Menurutnya, wilayah perbatasan sangat rentan sekali akan peredaran barang haram tersebut, Sebab, wilayah Kabupaten Sintang ada  tiga Kecamatan yang berbatasan langsung dengan negera tetangga ( Malaysia).  Ketiga kecamatan itu pun meliputi, Ketungau Hulu, Ketungau Tengah dan Ketungau Hilir.<br /><br />“Jadi sudah seharusnya pengawasan kita tingkatkan lagi,sehingga barang haram tersebut tidak masuk dan merusak generasi muda khususnya di kabupaten Sintang,”  kata Terry.<br /><br />Lanjut Terry, modus operandi para pelaku narkoba di wilayah perbatsan tidak lagi mengirim barang jenis narkoba melalui kendaraan roda empat dan pesawat. Sebab, di wilayah perbatsan kita ada jalaur tikus yang kemungkinan besar dimanfaatkan oleh para pelaku untuk memasukan barang haram tersebut dengan berjalan kaki.<br /><br />“Maka kita minta Pemerintah Desa yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga untuk menidirkan atau mengaktifkan kembali poskamling yang ada. Jika menemukan orang yang dicurigai atau yang tidak dikenal segera dilakukan pemeriksaan. Apabila menemukan narkoba apa pun jenisnya segera laporkan hal tersbeut kepada aparat hukum terdekat sehingga dapat ditindak lanjuti,” pintanya.<br /><br />di tempat terpisah, Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman MM, saat menutup seminar musik gerejawi di GKII Gracia Sintang, meminta kepada hamba-hamba Tuhan dan aparat hukum, Pemerintah Desa dan tak kalah penting orang tua untuk melakukan pengawasan akan peredaran narkotika di Kabupaten Sintang. Pasalnya, hampir 5 Kg narkoba jenis sabu-sabu masuk ke Kabupaten Sintang dalam kurun waktu satu minggu.<br /><br />“Untuk itu saya minta kepada hamba-hamba Tuhan dan semua pihak agar melakukan pembinaan terhadap anak-anak muda sehingga hal-hal negative seperti ini tidak merusak para generasi muda kita dimasa akan datanag,” kata Askiman.<br /><br />Lanjut Askiman, untuk menekan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sintang tidak serta mereta  menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten dan aparat hukum. Akan tetapi peran serta orang tua juga penting dalam menekan penyalahgunaan narkoba itu.<br /><br />“Jadi tumbuhkan sisi negative akan bahaya narkoba dan dampak narkoba kepada anak-anak kita sejak dini sehingga, ketika mereka tumbuh dewasa dapat terhindar dari gangguan hal – hal yang negetif seperti narkoba itu,’ ungkapnya.<br /><br />Askiman mengingatkan, peran orang tua terhadap anak-anaknya sangatlah penting, Sebab, wajib bagi orang tua melakukan pengawasan dan control secara rutin terhadap kegiatan ana-anaknya serta lingkungan pergaulan anak- anaknya tersebut.<br /><br />“Jauhi anak-anak kita dari lingkungan yang negative, jangan sampai anak-anak kita terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, Jika itu terjadi maka akan bahaya bagi para generasi muda kita dimasa akan datang,” kata Askiman. (KN)</p>