Wakil Rakyat Berkomitmen Mendukung Pembangunan Sarana Tempat Ibadah

oleh
Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny Saat Menghadiri Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja Katolik di Terusan

SINTANG, KN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menyampaikan dukungan penuhnya kepada umat Katolik Stasi Terusan untuk membangun gereja baru.

“pembangunan gereja ini sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sintang 2021-2026. Kalau Kabupaten Sintang mau sejahtera dan maju, maka kita perlu mempersiapkan mental masyarakat supaya siap bersaing di masa yang akan datang” jelas Ronny.

Lanjut Ronny, Pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan saja, tetapi juga pada ekonomi dan keuangan negara. Kabupaten Sintang sangat merasakan dampaknya pandemi covid-19 ini. Keuangan pemerintah sangat terdampak oleh pandemi covid-19.

“Kami berusaha agar pemanfaatan anggaran yang tepat guna. Tapi komitmen kami sebagai wakil masyarakat untuk mendukung pembangunan gereja ini, tadi saya sudah berdiskusi dengan arsitek pembangunan gereja soal kebutuhan anggaran. saya juga berpesan agar umat semangat mengikuti ibadat di gereja ini. Saya juga tidak membeda-bedakan bantuan. Umat lain juga akan kami bantu. Kami terbuka untuk semua umat beragama di Kabupaten Sintang” tambah Florensius Ronny.

Selain itu politisi Nasdem ini juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. “kalau ke daerah atau ke Kota Sintang, jangan lupa pakai masker. Kalau tidak mendesak, jangan dulu ke Kota Sintang karena saat ini Virus Corona masih meningkat.

Hal yang sama di sampaikan Wakil bupati Sintang, Sudiyanto saat meletakan batu pertama pembagunan gedung gereja katolik di Stasi Terusan. Wakli Bupati Sintang mengatakan untuk membangun gereja ini menjadi tanggungjawab bersama.
Kita perlu bahu membahu dalam membangun sarana ibadah ini dalam rangka memperkuat mental dan spiritual. Bantuan dari pemerintah sangat penting, namun usaha dan upaya dari umat jauh lebih penting.

Wabup berharap, semangat dan kemompakan umat untuk membangun gereja ini sangat di butuhkan, karena tanpa semangat dan kekompakan niscahya bangunan tersebut bisa diselesaikan” harap Wabup.

Lanjut Wabup, pembangunan gedung gereja ini baru dimulai, tentu tidak akan selesai satu atau dua tahun ke depan karena pandemi covid-19 ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan dana baik pemerintah maupun umat” terang wabup.(SD)