Home / Tak Berkategori

Wakil Wali Kota Imbau Waspada Sertifikat Palsu

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2011 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Ogi Fajar Nuzuli mengingatkan calon pembeli tanah agar waspada dan teliti terhadap keaslian sertifikat kepemilikan tanah sebelum transaksi jual beli. <p style="text-align: justify;">"Masyarakat sebagai calon pembeli tanah harus waspada dan meneliti sertifikat kepemilikan tanah karena sekarang cukup banyak sertifikat asli tapi palsu," ujarnya di Banjarbaru, Kamis (10/02/2011). <br /><br />Peringatan yang disampaikan orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru itu terkait kasus sindikat pemalsuan sertifikat tanah yang kasusnya berhasil diungkap Polres Banjarbaru baru-baru ini. <br /><br />Menurut Ogi, wilayah Kota Banjarbaru yang menjadi kawasan pengembangan pusat perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel khususnya di Kecamatan Cempaka memang sangat sering terjadi tumpang tindih kepemilikan tanah. <br /><br />Bahkan, kata dia, tumpang tindih kepemilikan tidak hanya terjadi pada satu dua orang tetapi berlapis hingga sembilan kepemilikan sehingga akhirnya menimbulkan sengketa tanah yang berujung pada jalur hukum. <br /><br />"Makanya, kami mengingatkan calon pembeli tanah waspada dan teliti karena meski pun tanahnya sudah ada sertifikat tetapi bisa saja sertifikatnya palsu seolah-olah asli," ungkapnya. <br /><br />Di sisi lain, ia mengatakan, administrasi pertanahan di Kota Banjarbaru memang perlu dibenahi sehingga masalah tumpang tindih kepemilikan tanah tidak banyak terjadi lagi. <br /><br />Ditekankan, kasus sindikat pemalsu sertifikat tanah yang diungkap kepolisian itu akan menjadi titik awal bagi Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membenahi masalah administrasi pertanahan. <br /><br />"Langkah yang dilakukan adalah mengingatkan aparatur di tingkat kelurahan dan kecamatan agar jangan sembarangan mengeluarkan surat-menyurat tanah sehingga tidak bermasalah di belakang hari," ujarnya. <br /><br />Selain itu, lanjut dia, diperlukan koordinasi di tingkat kelurahan, kecamatan hingga Badan Pertanahan Kota Banjarbaru sehingga data-data kepemilikan tanah jelas agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan. <br /><br />Juru bicara Kantor Pertanahan Banjarbaru Fitri Zamzam mengatakan, pihaknya mempersilakan masyarakat atau calon pembeli tanah untuk mengecek keabsahan surat-menyurat tanah khususnya sertifikat. <br /><br />"Kami siap melayani masyarakat yang ingin mengecek keabsahan surat-menyurat tanah seperti sertifikat sehingga tidak terjadi sengketa tanah yang merugikan masyarakat sendiri," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru