Walhi Dan Ribuan Pelajar Aksi Peduli Sampah

oleh

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Barat bersama hampir tiga ribu pelajar di Kota Pontianak akan menggelar aksi peduli sampah. <p style="text-align: justify;">"Rencana sebelumnya seribu pelajar, tetapi banyak respon dari sekolah sehingga jumlahnya menjadi hampir tiga ribu pelajar," kata Direktur Walhi Kalbar, Anton P Widjaya di Pontianak, Jumat.<br /><br />Menurut dia, aksi tersebut berkaitan dengan usia 31 tahun Walhi di Indonesia dan 21 tahun Walhi di Kalbar pada 15 Oktober 2011.<br /><br />Ia menambahkan, pihak pemerintah kota juga mendukung rencana tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menetapkan kawasan bebas sampah di jalan-jalan protokol.<br /><br />Terkait dengan peringatan tersebut, Walhi Kalbar mengimbau para legislator dan partai politik segera membuat keputusan yang berkontribusi nyata bagi penyelamatan lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat setempat.<br /><br />Selain itu, lanjut dia, mengajak para akademisi di seluruh perguruan tinggi di Kalbar untuk menghargai pengetahuan akademisnya serta memberi kontribusi bagi penyelamatan lingkungan hidup dan masyarakat Kalbar.<br /><br />Ia juga mengingatkan pemerintah agar patuh dan menghormati menjalankan prinsip-prinsip persetujuan tanpa paksaan dari masyarakat untuk menerima dan menolak investasi di wilayah kelola mereka dalam bentuk apapun.<br /><br />"Pemerintah harus mengkaji dampak kebijakan investasi di Kalbar dan bertanggung jawab menyelesaikan seluruh persoalan yang menyertai," kata Anton P Widjaya.<br /><br />Sedangkan untuk masyarakat, dapat segera bangkit menyelamatkan sumber-sumber kehidupan yang masih tersisa dan bersama-sama menolak bentuk-bentuk ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya alam di Kalbar.<br /><br />Ia menambahkan, bertambahnya usia bagi Walhi merupakan berkah yang lahir karena komitmen, kesungguhan dan kerja keras segenap komponennya.<br /><br />"Rakyat Kalimantan Barat khususnya yang memiliki kesamaan misi disadari menjadi bagian penting yang turut memperkuat keberadaan Walhi," kata dia.<br /><br />Karenanya, lanjut Anton, kerja-kerja pembelaan hak asasi rakyat atas lingkungan hidup maupun untuk memastikan tata kelola lingkungan akan tetap menjadi agenda utama elemen Walhi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>