Wali Kota Buka Seleksi Calon Direksi PDIM

oleh

Wali Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah membuka secara resmi seleksi calon jajaran direksi Perusahaan Daerah Isen Mulang dalam rangka mengisi kekosongan jabatan di Perusahaan Umum Milik Daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Seleksi calon direksi PDIM saya nyatakan di buka. Saya serahkan sepenuhnya pelaksanaan seleksi pada pihak yang sudah ditunjuk," kata Wali Kota Riban Satia di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan, penilaian akan dilakukan oleh beberapa pihak di antaranya kalangan akademisi, tim dari Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), anggota DPRD Kota dan kalangan masyarakat sehingga calon direksi dapat dinilai dari beberapa sudut pandang yang berbeda.<br /><br />"Dalam seleksi ini kita melibatkan banyak pihak agar penilaian lebih objektif serta untuk menghindari adanya permainan. Agar nanti tidak ‘masuk angin’," katanya.<br /><br />Seleksi ini dilaksanakan mulai 17-26 Februari 2015 dan peserta yang lolos akan menjabat selama empat tahun atau pada masa bakti 2015 hingga 2019.<br /><br />Sebelumnya tercatat 18 orang telah mengambil formulir pendaftaran dan lima orang diantaranya mengundurkan diri sebelum dilaksanakan penilaian oleh tim seleksi, artinya hingga saat ini tercatat 13 orang peserta yang bertahan mengikuti seleksi.<br /><br />Riban mengatakan, seleksi seharusnya sudah dilaksanakan pada 28 Januari yang lalu, tetapi karena berbagai proses serta kesibukan yang ada di pemerintahan maka berdasarkan kesepakatan bersama proses seleksi calon direksi PDIM diperpanjang selama satu bulan.<br /><br />Wali Kota berharap siapapun yang terpilih menjadi pimpinan PDIM dalam pengelolaan harus bisa membawa perusahaan lebih maju dan berkembang. Selain itu, perusahaan milik pemerintah "kota cantik" itu harus lebih sukses dan dapat bersaing dengan perusahaan lain di pasar global.<br /><br />"Jika dalam seleksi ini tidak ada peserta yang memenuhi instrumen yang ditetapkan maka kita akan cari lagi. Tidak hanya di Kalimantan tapi kita akan buka kesempatan secara nasional yang penting bisa memajukan perusahaan kita," katanya. (das/ant)</p>