Home / Tak Berkategori

Wamenkeu harapkan swasta bangun infrastruktur

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2011 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Anny Ratnawati, mengharapkan pihak swasta lebih berperan melalui skema Kerja Sama Pemerintah-Swasta untuk membangun sarana infrastruktur pendukung di Indonesia karena anggaran pemerintah terbatas. <p style="text-align: justify;">"Jadi, infrastruktur tidak sepenuhnya dibangun dengan biaya pemerintah. Government expenditure umumnya untuk kepentingan publik, lainnya diisi swasta atau Public Private Partnership (PPP)," katanya di Jakarta, Senin. <br /><br />Menurut Anny, pemerintah telah menyiapkan insentif maupun program dalam Masterplan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI) bagi swasta yang berminat untuk membangun sarana infrastruktur dasar maupun pendukung.<br /><br />"PPP harus dipastikan ada daya tarik. Untuk PPP masuk sudah disiapkan incentive policy baik pajak dan proyeknya. Ini tidak bisa hanya pemerintah yang kerja," ujarnya. <br /><br />Anny optimistis bahwa pemerintah mampu mengundang investasi swasta masuk ke Indonesia, terutama untuk membangun infrastruktur pendukung seperti pelabuhan dan pembangkit listrik.<br /><br />Menurut dia, sarana infrastruktur pendukung yang memadai dapat mendorong distribusi barang antarpulau sehingga dapat menggerakkan konsumsi domestik yang dapat menjadi stabilisasi pertumbuhan ditengah-tengah ketidakpastian perekonomian global.<br /><br />Anny mengatakan, sistem logistik yang tidak memadai karena infrastruktur buruk dapat membuat biaya tinggi sehingga nilai produksi suatu barang menjadi mahal, padahal permintaan konsumsi domestik saat ini sangat tinggi. <br /><br />"Problemnya adalah dengan negara lain ada free trade, jadi pengiriman barang dari luar lebih cepat dan bebas hambatan. Kita miliki problem di infrastruktur, intinya itu. Jadi kita ada trade barrier. Pergerakan barang di dalam negeri terhambat karena `cost` tinggi. Kita lihat potensi ada, kapasitas industri kita cukup untuk isi permintaan dalam negeri," kata Anny. <br /><br />Untuk itu, pemerintah akan memberikan paduan yang memadai dan kemudahan kepada investor swasta agar angka investasi dapat meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2012.<br /><br />"Kami berikan gambaran yang baik mengenai kondisi makro kepada swasta asing untuk masuk dalam bentuk `Foreign Direct Investment`. Memang butuh koordinasi yang baik di segala lini. Mudah-mudahan tahun depan lebih baik," ujar Anny. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Berita Terbaru