Wapres Minta Daerah Bentuk Sentra Inovasi Teknologi

oleh

Wakil Presiden (Wapres) Boediono meminta seluruh daerah di Indonesia membentuk sentra inovasi teknologi untuk meningkatkan dan mengembangkan penerapan teknologi tepat guna. <p style="text-align: justify;">"Ke depan, masing-masing daerah harus memiliki sentra inovasi untuk percepatan penerapan dan pengembangan teknologi terapan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," ujar Wapres saat membuka Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XVI di Stadion Sempaja, Samarinda, Kamis.<br /><br />Menurut Wapres, apabila setiap daerah telah memiliki sentra inovasi dan sentra koordinasi pengembangan teknologi tepat guna (TTG) maka peran Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) di setiap kecamatan akan lebih maksimal.<br /><br />Dampak dari maksimalnya peran Posyantek di tiap kecamatan antara lain penemuan baru dan pengembangan teknologi yang ada sebelumnya akan terus meningkat. Hal itu terjadi karena setiap saat para pelaku dan pemanfaat teknologi mendapat dorongan dari pemerintah daerah.<br /><br />"Untuk itu saya meminta masing-masing daerah membentuk sentra koordinasi yang bisa mengkoordinasikan pelayanan penemuan teknologi berkaitan penentuan teknologi yang tepat sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat," katanya.<br /><br />Setiap pengembangan teknologi baru, lanjut dia, harus disesuaikan dengan teknologi penemuan masyarakat yang akrab dengan budaya dan sumber daya alam yang ada di setiap daerah atau sesuai dengan kearifan lokal.<br /><br />Dia juga mengatakan bahwa keberadaan TTG sangat penting bagi kemajuan daerah dan bangsa karena prestasi bangsa awalnya datang dari daerah.<br /><br />Apabila daerah maju maka dampaknya bukan hanya kemajuan bagi daerah tetapi efeknya sangat luas, yakni akan membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.<br /><br />Untuk itu, Boediono meminta pemerintah daerah terus memaksimalkan perannya dalam mendukung pengembangan TTG yang telah dihasilkan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan upaya meningkatkan penerapan teknologi secara tepat guna.<br /><br />Sedangkan peran pemerintah pusat akan terus mendorong dan memfasilitasi pemerintah daerah dalam menunjang pengembangan TTG.<br /><br />Menurut Wapres, hal terpenting dalam pengembangan TTG juga harus mendapat dukungan dan kerja sama dari perguruan tinggi, lembaga penelitian terkait serta perbankan karena berkaitan pendanaan untuk pengembangan suatu teknologi baru terutama teknologi yang berskala besar.<br /><br />Pembukaan Gelar TTG tersebut dirangkai dengan sejumlah kegiatan, seperti penyerahan penghargaan kepada Posyantek berprestasi tingkat nasional, penyerahan sertifikat hak kekayaan intelektual bagi investor TTG.<br /><br />Kemudian penyerahan sertifikat hak paten peneliti, penghargaan bagi juara lomba inovasi remaja. Juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Dirut BPJS dan Mendagri tentang optimalisasi peran pemerintah daerah dalam melaksanakan Jaminan Kesehatan Nasional.<br /><br />Pembukaan tersebut dimeriahkan dengan tarian massal yang didukung 600 penari dari KSB Seraong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam kesempatan itu, Boediono juga diberi cinderamata berupa Sarung Samarinda oleh salah seorang penari. Sedangkan Ny Herawati Boediono diberi cinderamata berupa kain Ulap Doyo.<br /><br />Acara pembukaan Gelar TTG ditandai dengan penekanan tombol oleh Wapres Boediono didampingi Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana.<br /><br />Setelah pembukaan Gelar TTG, Wapres juga meninjau lokasi pameran TTG dari 34 provinsi di Indonesia.<br /><br />Hadir dalam acara pembukaan antara lain sejumlah pejabat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), gubernur, bupati, wali kota, ketua DPRD dan kepala badan perizinan dan penanaman modal daerah (BPPMD) sejumlah daerah di Indonesia. <strong>(das/ant)</strong></p>