Warga Baru Pulang Dari Luar Daerah Diminta Lapor

oleh

Melawi (kalimantan-news.com) – Wabah penyebaran virus corona (Covid-19) telah menjadi pandemi dunia. Menyikapi hal itu, masing-masing daerah di Indonesia langsung mengambil langkah-langkah sebagai bentuk pemutusan rantai penyebaran. Tidak terkecuali di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, yang telah membentuk Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

Sejumlah warga Indonesia di berbagai daerah pun dinyatakan positif virus tersebut, hingga meninggal dunia, tak pelak membuat kekhawatiran bagi masyarakat. Untuk di Kabupaten Melawi hingga saat ini, berdasarkan informasi resmi dari Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Melawi, belum ada yang dinyatakan terjangkit virus corona ganas tersebut.

Informasi yang di dapat, Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Melawi hingga saat ini baru mendata 48 jiwa warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjalani perawatan di RSUD Melawi saat ini, termasuk mengambil lendir dahak pasien untuk diperiksa. Selanjutnya dikirim ke laboratorium Jakarta.

Menyikapi antisipasi penyebaran wabah virus corona ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi, dr Ahmad Jawahir, meminta masyarakat tak perlu panik, yang sudah disarankan untuk isolasi diri atau tidak bepergian luar Melawi dan mendatangi tempat-tempat keramaian (umum) selama inkubasi Covid-19 di anjurkan.

“Jadi, apabila ada masyarakat yang masuk ke Melawi datang dari daerah endemi Covid-19, seperti datang dari Kota Pontianak atau negara tetangga bisa melaporkan diri mereka ke Dinkes atau ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Melawi,” ujar dr Ahmad Jawahir, Sabtu (21/3/2020).

Pelaporan diri, lanjut Jawahir, agar nanti pihaknya bisa mendata dan menjangkau secara luas untuk melakukan pemantauan.

“Jika, mengalami gejala-gejala yang mirip dengan virus Covid-19 atau hal-hal yang berkaitan dengan virus tersebut, mereka harus aktif periksa ke layanan kesehatan terdekat ” imbaunya.

Ia meminta, masyarakat lebih terbuka untuk melaporkan diri mereka yang masuk Melawi. “Jadi, kami berharap akan kesadaran dari masyarakat untuk melaporkan dirinya. Karena hal itu akan sangat membantu kami dalam mendapatkan data,” harapnya.

Oleh karena itu, tambah Dia, masyarakat diminta jangan ragu dan takut untuk melaporkan dirinya ke Dinkes atau Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19, terutama bagi warga yang pernah berpergian ke luar kota.