Warga Batam masih enggan menggunakan tabung gas Pertamina dan cenderung memilih tabung bekas Singapura. <p style="text-align: justify;">Warga Batam masih enggan menggunakan tabung gas Pertamina dan cenderung memilih tabung bekas Singapura.<br /><br />Warga Batam Kota Nurcahya, Minggu mengatakan, tabung gas Singapura lebih murah dan juga harga pengisiannya, sehingga enggan menggunakan tabung gas Pertamina.<br /><br />"Harga tabungnya bisa setengah lebih dari harga Pertamina. Harga isinya juga beda sekitar Rp20.000," kata Cahya.<br /><br />Ia mengatakan meskipun fisik tabung bekas Singapura sudah berkarat dan jelek, namun yakin tabung Singapura lebih kuat dibanding milik Pertamina.<br /><br />"Buktinya, di Batam sudah bertahun-tahun pakai bekas Singapura, tapi tidak ada kabar meledak dan lainnya," kata dia.<br /><br />Berbeda dengan Nurcahya, warga Tiban Kusnadi mengatakan sebenarnya lebih percaya dengan tabung milik Pertamina, karena kondisi fisiknya lebih baik.<br /><br />"Tabung pertamina masih bagis karena baru, sedang yang Singapura sudah bekas," kata dia.<br /><br />Namun, ia tetap memilih menggunakan tabung gas Singapura karena penjualnya lebih banyak dibanding tabung Pertamina.<br /><br />"Sulit mencari isi ulang tabung Pertamina, kalau yang Singapura, banyak toko yang menyediakan," kata dia.<br /><br />Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi emngakui agen masih enggan memasarkan tabung gas milik Pertamina.<br /><br />"Agen tidak mau memasarkan, entah kenapa," kata dia.<br /><br />Padahal, kata dia, Pertamina telah menurunkan 70.000 tabung gas, sesuai dengan kebutuhan pasar Batam.<br /><br />Pantauan terakhir Disperindag, hanya 10.000 yang berhasil dipasarkan.<br /><br />Tabung gas Singapura, kata dia, berisi gas milik pertamina yang dioplos dari tabung 50 kg di tempat-tempat ilegal.<br /><br />Isi tabung gas Singapura tidak sesuai dengan tera, karena dikurangi pengoplos, kata dia.<br /><br />"Masyarakat dirugikan, karena meskipun harganya lebih murah, gas tidak akan seawet tabung Pertamina, isinya kurang," kata dia.<br /><br />Disperindag dan ESDM Kota Batam berharap Pertamina segera menertibkan tabung gas Singapura, demi melindungi konsumen Batam.<br /><br />"Kalau kami tidak bisa bertindak banyak, karena gas 12 kg bukan barang subsidi," kata Kepala Dinas. (Eka/Ant)</p> <hr />














