Home / Tak Berkategori

Warga Batam Enggan Gunakan Tabung Gas Pertamina

- Jurnalis

Minggu, 17 April 2011 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Batam masih enggan menggunakan tabung gas Pertamina dan cenderung memilih tabung bekas Singapura. <p style="text-align: justify;">Warga Batam masih enggan menggunakan tabung gas Pertamina dan cenderung memilih tabung bekas Singapura.<br /><br />Warga Batam Kota Nurcahya, Minggu mengatakan, tabung gas Singapura lebih murah dan juga harga pengisiannya, sehingga enggan menggunakan tabung gas Pertamina.<br /><br />"Harga tabungnya bisa setengah lebih dari harga Pertamina. Harga isinya juga beda sekitar Rp20.000," kata Cahya.<br /><br />Ia mengatakan meskipun fisik tabung bekas Singapura sudah berkarat dan jelek, namun yakin tabung Singapura lebih kuat dibanding milik Pertamina.<br /><br />"Buktinya, di Batam sudah bertahun-tahun pakai bekas Singapura, tapi tidak ada kabar meledak dan lainnya," kata dia.<br /><br />Berbeda dengan Nurcahya, warga Tiban Kusnadi mengatakan sebenarnya lebih percaya dengan tabung milik Pertamina, karena kondisi fisiknya lebih baik.<br /><br />"Tabung pertamina masih bagis karena baru, sedang yang Singapura sudah bekas," kata dia.<br /><br />Namun, ia tetap memilih menggunakan tabung gas Singapura karena penjualnya lebih banyak dibanding tabung Pertamina.<br /><br />"Sulit mencari isi ulang tabung Pertamina, kalau yang Singapura, banyak toko yang menyediakan," kata dia.<br /><br />Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi emngakui agen masih enggan memasarkan tabung gas milik Pertamina.<br /><br />"Agen tidak mau memasarkan, entah kenapa," kata dia.<br /><br />Padahal, kata dia, Pertamina telah menurunkan 70.000 tabung gas, sesuai dengan kebutuhan pasar Batam.<br /><br />Pantauan terakhir Disperindag, hanya 10.000 yang berhasil dipasarkan.<br /><br />Tabung gas Singapura, kata dia, berisi gas milik pertamina yang dioplos dari tabung 50 kg di tempat-tempat ilegal.<br /><br />Isi tabung gas Singapura tidak sesuai dengan tera, karena dikurangi pengoplos, kata dia.<br /><br />"Masyarakat dirugikan, karena meskipun harganya lebih murah, gas tidak akan seawet tabung Pertamina, isinya kurang," kata dia.<br /><br />Disperindag dan ESDM Kota Batam berharap Pertamina segera menertibkan tabung gas Singapura, demi melindungi konsumen Batam.<br /><br />"Kalau kami tidak bisa bertindak banyak, karena gas 12 kg bukan barang subsidi," kata Kepala Dinas. (Eka/Ant)</p> <hr />

Berita Terkait

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia
Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim
Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim
Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan
Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:45 WIB

Staf Ahli Bupati Sintang Hadiri Wisuda II STT Misi Injili Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:00 WIB

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sintang Buka Turnamen Sepakbola Garuda Championship 2026, Diikuti 17 Tim

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:21 WIB

Wartawan Barito Utara Bentuk Perkumpulan Pewarta sebagai Wadah Profesionalisme dan Kebersamaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Berita Terbaru

Kalimantan

Bupati Malinau Resmikan Gedung Baru DPUPR Perkim

Sabtu, 17 Jan 2026 - 12:00 WIB