Warga Desa Sungai Antu Nikmati Listrik

oleh

Warga Desa Sungai Antu, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat sudah puluhan tahun menunggu sengatan listrik dari PLN tak kunjung datang. <p style="text-align: justify;">Kini Desa Sungai Antu berubah total dan terang benderang oleh sengatan listrik berkat adanya pembangunan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP).<br /> <br />Kepala Desa Sungai Antu Kecamatan Belitang Hulu, Saleh, mengatakan tahun 2013 lalu PNPM memberikan program listrik desa di Desa paling ujung yang berbatasan dengan Sekadau-Sintang. hasilnya, sebuah mesin Diesel merek Lovol berkafasitas 100 KVA telah terpasang di Desanya. Kini ada 142 rumah penduduk sudah menikmati aliran listrik walau pun tidak nyala 24 jam.<br /> <br />“Iya listrik sudah ada, nyala dari jam 17.30 sampai pukul 21. 00 WIB. Kami hanya kesulitan solar (BBM) karena harganya mahal,” kata Saleh dijumpai dikantornya Senin (11/8/2014) kemarin.<br /> <br />Pihak Desa kata Saleh sudah menerbitkan Peraturan Desa Sungai Antu tahun 2013 tentang tarif listrik menyusul adanya asset Listrik Desa dari PNPM. Untuk warga memasang daya 450 watt per bulan dikenakan biaya Rp 90 ribu rupiah. Untuk daya 900 Watt dikenakan biaya sebesar Rp 180 ribu per bulan.<br /> <br />“Rencana ada pengembangan listrik ke Dusun sebelantau. Kami harap pengurus koperasi Listrik Desa nanti bisa mendapat jatah BBM subsidi untuk operasional Lisdes kami,” jelas Saleh.  <br /> <br />Tokoh masyarakat Sungai Antu, Libertus menjelaskan sudah ada pengurus Lisdes yang di SK-kan kepala Desa. Pengurus Lisdes itu terdiri dari Ketua, Sekretaris, bendahara dan seksi-seksi. <br /> <br /> “Kami berharap pengurus lisdes mendapat BBM subdisi. Karena kalau kami beli solar terima di Sungai Antu harga Rp 13.000 per liter, ini lah yang jadi keluhan kami,” jelas Liber.<br /> <br />Lewat Perdes dan keputusan masyarakat setempat, pengurus Lisdes mendapat tunjangan atau gaji setiap bulan sebesar Rp 500 ribu rupiah per orang. <br /> <br />Ketua Pengurus Lisdes Desa Sungai Antu, Roni mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Desa dan akan mengusulkan BBM subsidi ke Sekadau untuk keperluan operasional mesin Diesel listrik Desa. <br /><br />Jika BBM Subsidi nanti bisa didapat, mereka memastikan beban operasional Lisdes bisa diperkecil. “Kami sudah memprogramkan untuk mengusulkan BBM subsidi ke Sekadau. Karena kalau mau beli Solar di kampung sangat mahal, dan langka,” tandasnya. <strong>(mto/das/kn)</strong></p>