Warga Dukung Pemindahan TPS

oleh

Pemindahan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di SDN 26 Kelurahan Kapuas Kanan Hulu didukung oleh warga pasar Sungai Durian Sintang, Edi Hermanto. <p style="text-align: justify;">Ia mengatakan, lokasi TPS lebih baik diganti dengan bangunan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat, contohnya tempat kursus bahasa Mandarin. <br /><br />“Tempat sampah lebih baik dipindahkan. Karena tak hanya pihak sekolah yang mengeluhkan bau yang tidak sedap, warga pasar dan pemilik ruko juga mengeluhkan hal serupa,” kata Edi.<br />Ia mengatakan, wacana membangun tempat kursus bahasa mandarin di TPS dekat sekolah yang dikeluhkan, sudah menjadi wacana sejak lama. <br /><br />Namun sampai sekarang belum ditanggapi oleh pemerintah. “Oleh karena itu, pasca keluhan pihak sekolah soal TPS yang menimbulkan bau yang menyegat, pemindahan TPS menjadi suatu hal yang mendesak. <br /><br />Setelah itu pemerintah bisa mungkin bisa mengabulkan usulan kami yang menginginkan tempat kursus bahasa mandarin ditempat itu,” katanya.<br /><br />Ia menilai, Kabupaten Sintang yang sedang menyongsong Provinsi Kapuas Raya, sudah selayaknya memiliki tempat kursus bahasa mendarin yang dimaksud.<br /> <br />Apalagi era globalisasi menuntut masyarakat bisa berkomunikasi dengan sapapun juga, termasuk bahasa mandarin yang sudah menjadi bahasa global.<br /> <br />“Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Medan serta sekolah swasta maupun negeri lainnya, bahasa mandarin sudah menjadi mata pelajaran sekolah. Bahkan, beberapa waktu lalu, Kadisdik Kalbar pak Akim juga mengatakan bahasa mandarin sudah berjalan disejumlah sekolah swasta. Harusnya, masalah ini menjadi perhatian pemda Sintang. Nah, lokasi TPS bisa menjadi lokasi pembangunan tempat kursus,” Jelas Edi.<strong>(das/Rz)</strong></p>