Warga Keluhkan Proyek Jalan Ranpul-Sangatta

oleh

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan yang menghubungkan Desa Swargabara dengan Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara dengan Desa Mukti Jaya Kecamatan Rantau Pulung yang saat ini kondisinya membahayakan pengguna jalan terutama disekitar Gunung Hitam atau sekitar 10 kilometer Kabo Jaya. <p style="text-align: justify;">"Kondisi jalan di sepanjang gunung hitam itu rusak, berlubang dan licin. Akibatnya sering terjadi kecelekaan kendaraan seperti terbalik dan terseret ke pinggir"kata Ahmad, Selasa.<br /><br />Menurut Ahmad yang mengaku tinggal di Desa Tanjung Lau Rantau Pulung itu, kerusakan jalan di sekitar gunung hitam sudah berlangsung lama dan sampai sekarang masih rusak.<br /><br />Ia mengatakan, kerusakan jalan itu akibat adanya aktivitas perusahaan yang mengerjakan proyak jalan dengan memotong gunung, sebab terlalu tinggi.<br /><br />Gunungnya dipotong perusahaan supay tidak terlalu tinggi, namun justru sekarang licin jika hujan dan kendaraan yang melintas akan terseret kepinggir bahkan sudah banyak kendaraan terbalik.<br /><br />Warga lainnya Usman 50 tahun warga Desa Kebon Agung Rantau Pulung mengatakan seharusnya perusahaan memperhatikan juga keselamatan warga yang setiap hari banyak lewat dijalan itu, baik yang ke Rantau pulung ke Sangatta maupun sebaliknya.<br /><br />Menurutnya siapa saja yang melewati jalan itu pasti akan mengeluh karena kondisinya sangat parah dan membahayakan warga, baik menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, apalagi kalau amblas pasti butuh waktu berjam-jam untuk keluar.<br /><br />Hal sama dikatakan Camat Kecamatan Batu Ampar, Darmansyah, Selasa, bahwa kondisinya licin dan rusak. Tanahnya hitam dan licin, kalau hujan sengsara juga.<br /><br />"Kebetulan banyak warga kami lewati disana termasuk saya. Saya ikut juga merasakan sakitnya saat melintas dijalan itu"kata Darmansyah melalui ponselnya.<br /><br />Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kutai Timur Aswandini Tirta ketika dikonfirmasi membenarkan terjadi kerusakan jalan di gunung hitam yang menghubungkan Rantau Pulung-Sangatta. Saya sudah mengetahui jalan rusak disana.<br /><br />"Iya benar jalan rusak dan licin, tapi itu karena ada proyek pelebaran jalan sehingga gunung harus dipotong"katanya melalui ponsel pribadinya.<br /><br />Menurut Aswan panggilannya, dirinya minta maaf dengan kondisi jalan rusak, karena hanya sementara saja. Nanti jalan itu akan diperbaiki perusahaan bahkan akan diaspal dan beton.<br /><br />"Saya mohon maaf dengan kerusakan sementara.Proyek sementara berjalan dan nanti akan diaspal dan beton supaya akses jalan lancar dan ekonomi meningkat "katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>