Warga Muara Teweh Keluhkan PJU Sering Mati

oleh

Warga di kawasan Jalan Nenas, Jalan Semoga Indah, Jalan Indah Permai dan Jalan Nangka, Kelurahan Lanjas Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengeluhkan lampu penerangan jalan umum (PJU) sering mati. <p style="text-align: justify;">"Lampu di jalanan umum di kawasan tempat tinggal kami jarang nyala, sementara kawasan pemukiman lainnya tetap hidup," kata seorang warga Jalan Semoga Indah Muara Teweh, Uncup, Selasa.<br /><br />Menurut dia, PJU di Muara Teweh ini sebelumnya nyala, namun sejak dilakukan perbaikan, sebulan terakhir mulai jarang nyala.<br /><br />Bahkan pernah lampu tersebut hidup sejak malam hingga siang dan sore hari, namun setelah memasuki malam lampu itu justru padam, katanya.<br /><br />"Masalah ini sudah saya laporkan kepada petugas PLN, namun kelihatannya tidak ada tanggapan. Padahal setiap bulan kami selalu bayar pajak PJU yang dipungut saat membayar rekening listrik," katanya.<br /><br />Hal yang sama dikeluhkan warga Jalan Nenas Muara Teweh, Adi, lampu jalanan di wilayahnya juga sering padam, akibatnya kawasan pemukiman tersebut terlihat gelap.<br /><br />"Padahal tiang listrik di kawasan tempat tinggal kami sudah dilengkapi lampu, namun jarang dihidupkan, coba lihat saja tempat lain lampunya nyala padahal sama-sama jalan berada di kawasan padat penduduk," katanya.<br /><br />Padamnya listrik di jalanan umum ini sangat dikeluhkan masyarakat, karena pemukimannya menjadi gelap sehingga rawan terjadi gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas.<br /><br />Apalagi Jalan Nenas merupakan salah satu jalan yang padat dilalui masyarakat baik menggunakan kendaraan roda dua maupun mobil.<br /><br />"Kami berharap lampu jalanan segera dihidupkan kembali, karena listrik di daerah ini sudah normal," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>