Warga Desa Sungai Batang Kecamatan Permata Intan yang berada di pedalaman Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah minta pemerintah daerah setempat memperbaiki ruas jalan desa yang rusak parah. <p style="text-align: justify;">"Jalan desa menuju Desa Sungai Gula Kecamatan Permata Intan ini sudah puluhan tahun tidak pernah diperbaiki, padahal sarana ini merupakan satu-satunya akses warga keluar daerah melalui jalan darat," kata Sekretaris Desa Sungai Batang, Musliisin kepada wartawan ketika berada di Puruk Cahu, Senin.<br /><br />Ruas jalan desa antara Desa Sungai Batang – Desa Sungai Gula sepanjang enam kilometer ini hampir seluruhnya rusak berat, kondisi ini dipeparah ketika hujan turun melanda kecamatan di pedalaman yang memiliki potensi tambang intan itu.<br /><br />Padahal perangkat desa setempat telah melayangkan surat usulan kepada pemerintah kabupaten,namun hingga saat ini belum mendapat respon dan bahkan usulan perbaikan jalan alternatif selain angkutan sungai itu ini tidak digubris.<br /><br />Ruas jalan itu sangat vital bagi warga dua desa itu untuk akses keluar daerah, karena kalau mengandalkan angkutan sungai terkendala alam terutama saat banjir dan kemarau.<br /><br />?Kita telah beberapa kali mengusulkan secara tertulis kepada pemerintah daerah namun tidak tanggapan dari pemerintah daerah," katanya.<br /><br />Muhlisin mengatakan, kondisi jalan rusak ini sudah terjadi sebelum Murung Raya ditetapkan menjadi kabupaten depinitif yang masih bergabung dengan Kabupaten Barito Utara.<br /><br />Namun setelah Kabupaten Barito Utara dimekarkan dan dibentuklah Kabupaten Murung Raya, ruas jalan yang sangat dibutuhkan warga itu belum juga ada upaya perhatian pemerintan setempat.<br /><br />?Hampir dua puluh tahun lamanya kita dan masyarakat yang bermukim di dua desa ini menggunakan ruas jalan yang kondisinya dalam keadaan rusak," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>














