Warga Pesisir Kutim Berharap Dibangunkan Pasar

oleh

Warga Pesisir Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur, khususnya masyarakat di Kecamatan Karangan, berharap pemerintah membangun pasar di daerah itu guna mendukung pertumbuhan ekonomi setempat. <p style="text-align: justify;">Menurut Camat Kecamatan Karangan, H.Suwandi, masyarakat disana sangat berharap dan sangat menginginkan ada pasar tradisional, sebagai tempat transaksi masyarakat setiap harinya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.<br /><br />Harapan kami tahun 2013 pasar Karangan sudah terealisasi dan sudah bisa digunakan, meskipun belum seratus persen selesai kata Camat Karangan, Suwandi, Rabu.<br /><br />Dikatakan Camat Suwandi, untuk merealisaiskan keinginan dibangunnya pasar disana, warga secara suka relah ikhlas mewakafkan lahannya seluar 1 hektar (ha),khususnya untuk lokasi pasar. Jadi malasah lahan tidak masalah, surat pelepasannya sudah lakukan, tinggal bangun.<br /><br />Proposal pembangunan pasar Karangan ini, sudah kami sampaikan ke Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Kutai Timur. Harapan kami agar dapat diakomodir dalam Tahun Anggaran 2013 mendatang.<br /><br />Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Karangan sangat pesat, dan akan semakin tumbuh pesat dan berkembang, kalau didukung keberadaan pasar ini. Makanya, pembangunannya sudah tidak bisa di tawar lagi.<br /><br />Selama ini, setiap hari masyarakat disana belanja dan mencari kebutuhan cukup jauh ke pasar Sangkulirang dan ada ke pasar Kaliorang maupun Bengalon, dengan biaya transportasi yang juga cukup mahal.<br /><br />Masyarakat harus mengeluarkan biaya sekitar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu hanya untuk biaya transportasi, seperti ojek dan sewa mobil pickup katanya menambahkan.<br /><br />Padahal, kata Camat Suwandi, ketersediaan pasar tradisional ini turut membantu dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Karangan secara makro, secara khusus dapat menjadi tempat strategis bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, seperti barang dan jasa, kata Camat Suwandi. <strong>(das/ant)</strong></p>