Warga Pinoh Selatan Harapkan Keberadan KUA dan Polsek

oleh

Sudah cukup lam Pinoh Selatan menjadi salah stau Kecamatan di Melawi. Namun sayangnya belum memiliki Polsek dan Kantor Urusan Agama (KUA) dalam mempermudh masyarakat disana. Padahal tingkat kriminal dan tingkt pernikahan di kecmatan tersebut cukup tinggi. <p style="text-align: justify;">"Kalau ada warga yang menikah, terpksa harus turun ke Nanga Pinoh kepengurusannya. Padahal jaraknya cukup jauh. Jadi kami merasa perlu adanya KUA di Kecamatan kami ini. Ini agar masyarakat bisa lebih mudah dalam mendpatkan pelayanan," kata Satiman AS, selaku tokoh masyarakat Pinoh Selatan, Kamis (12/1).<br /><br />Kemudian lanjutnya, untuk keberadaan Polsek, Ia jug mersa sangat dibutuhkan. Mengingat tingkat kriminalitas seperti pencurian, perjudian dan tindak kejahatan lainnya juga ada terjadi di kecamatan tersebut. <br /><br />"Selama ini kalau ada pencurian, perjudian dan perkelahian. Penyelesaiannya dilakukan secara adat saja. Jadi kami butuh keberadaan Polsek disana," ucapnya.<br /><br />Menurut Satiman, memang sudah ada Babhinkamtibms dari Kepolisian. Namun tidaklah stanby dan dianggap belum cukup. Karena Pinoh Selatan merupakan kecamatan, yang mencakup banyak sekali desa. Jadi mestinya sudah ada Polsek di Pinoh Selatan.<br /> <br />"Kecamatan ini sudah berdiri kurang lebih 10 tahun, sampai sudah 3 camat dan 4 yang sekarang. Tapi belum jug da KUA dan Polsek. Seharusnya semakin dikembangkan. Untuk itu kami minta Kementerian Agama (Kemenag) dan Polres Melawi mengembangkan Keberadan Kemenag dan Polsek di Pinoh Selatan," harapnya.<br /><br />Menurut Satiman, sangat mendukung jika Polres dan Kemenag mengembangkan unit dan KUA di Pinoh Selatan. Sebab hal itu menyangkut percepatan dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Sebab Selma ini untuk kepengurusan selalu harus ke Nanga Pinoh, yang tentunya akan mengeluarkn biaya cukup besar dibandingkan di Pinoh Selatan, karena jarak yang cukup jauh. <br /><br />"Jika ada di Pinoh Selatan, tentu tidak terlalu banyak memakan waktu dan menguras biaya cukup besar. Namun jika masih harus mengurus ke Nanga Pinoh, harus mengeluarkan biaya cukup besar, begitu pula waktu. Harus memakan waktu yang cukup bnyak dibandingkan jika keberadaan di Pinoh Selatan," paparnya. (KN)</p>