Warga PPU Positif HIV Bertambah Lagi

oleh

Orang dengan HIV/AIDS (Odha) di Kabupaten Penajam Paser Utara bertambah lagi dengan ditemukannya pasangan suami (28 tahun) dan istri (26 tahun) serta anak laki-laki mereka (dua tahun), yang positif terinfeksi virus HIV. <p style="text-align: justify;">Ketua Komunitas Peduli AIDS (KPA) Plus PPU, Jodi, Jumat, menjelaskan, ditemukannya kasus baru tiga warga PPU terinfeksi HIV tersebut, setelah pihaknya menerima laporan dari Puskesmas Waru.<br /><br />Selanjutnya, pasangan suami-istri (pasutri) dan satu anaknya, warga Kecamatan Waru, itu diketahui terinfeksi virus yang menggerogoti kekebalan tubuh manusia tersebut, setelah menjalani "Voluntary Counseling and Test" (VCT) atau tes HIV secara sukarela di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Minggu (16/12) lalu.<br /><br />Sebelumnya, pasien laki-laki dicurigai terlebih dulu terinfeksi HIV. "Gejala penyakit yang dialami pasien laki-laki itu, saat dapat perawatan di Puskesmas Waru mengalami demam sangat tinggi datang secara kambuhan disertai sariawan dimulutnya cukup lama," katanya.<br /><br />Mendapat laporan tersebut, lanjut Jodi, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan KPA Plus, merekomendasikan pasien dirujuk ke RSKD Balikpapan, untuk menjalani sejumlah pemeriksaan medis termasuk VCT.<br /><br />"Kecurigaan kami terbukti, dari hasil rekam medis pasien laki-laki itu positif terinfeksi HIV," ujarnya.<br /><br />Menurut Jodi, karena pasien laki-laki yang terinfeksi HIV tersebut, merupakan kepala keluarga, maka pemeriksaan juga dilakukan terhadap istri dan anaknya, dan hasil pemeriksaan menunjukkan istri dan anaknya juga positif terinfeksi HIV.<br /><br />"Ketiga warga yang positif terinfeksi HIV itu, langsung dapat penanganan khusus HIV/AIDS yang telah tersedia di RSKD, dan mendapat perhatian khusus dari pihak RS," jelasnya.<br /><br />Selain itu, kata Jodi, Dinkes dan KPA Plus juga ikut menangani warga tersebut, setelah menjalani perawatan di RSKD Balikpapan dan diduga pasien yang merupakan kepala keluarga tersebut, terinfeksi HIV melalui Infeksi Menular Seksual (IMS) dengan pasangan tidak sah.<br /><br />"Istrinya tertular HIV karena berhubungan badan dengan suaminya, dan anaknya terinfeksi HIV saat masih dalam rahim ibunya," ujarnya.<br /><br />Jodi menambahkan, sebelumnya jumlah Odha di Kabupaten PPU sebanyak 14 orang, dan dengan ditemukannya kasus Pasutri dan anaknya terinfeksi HIV, maka jumlah Odha di Kabupaten PPU menjadi 20 orang.<br /><br />Dalam dua bulan terakhir, ditemukan 6 kasus warga Kabupaten PPU positif terinfeksi HIV.<br /><br />Kondisi Odha tersebut, kata Jodi, cukup baik dan terus dipantau oleh Dinkes dan KPA Plus.<br /><br />Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, memberikan perhatian cukup tinggi dalam penanggulangan HIV/AIDS.<br /><br />"Tapi diperkirakan, jumlah warga PPU yang terinfeksi HIV lebih dari 20 orang, karena kasus ini seperti gunung es. Satu orang yang terinfeksi HIV dapat menularkan HIV ke 10 hingga 20 orang, bahkan lebih," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>