Home / Tak Berkategori

Warga Tionghoa Diimbau Tinggalkan Rumah Keadaan Aman

- Jurnalis

Sabtu, 21 Januari 2012 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi mengimbau warga Tionghoa di kota itu untuk meninggalkan rumah dalam keadaan aman saat melakukan silaturahim dalam merayakan Imlek atau Tahun Baru China dan Cap Go Meh. <p style="text-align: justify;">"Belajar dari pengalaman tahun lalu ada beberapa kasus kebakaran rumah warga Tionghoa diduga kuat dipicu oleh api bekas membakar hio yang biasanya disimpan diatas pintu depan rumah," kata Paryadi di Pontianak, Jumat.<br /><br />Ia menjelaskan, sebaiknya warga Tionghoa yang akan bepergian meninggalkan rumah saat melakukan silaturahim dalam keadaan aman dari ancaman kebakaran.<br /><br />"Misalnya mematikan api bekas pembakaran hio dan lainnya yang biasa dilakukan warga Tionghoa saat melakukan sembahyang menyambut Tahun Baru China dan Cap Go Meh," ujarnya.<br /><br />Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Kota Pontianak Komisaris Besar (Pol) Muharrom Riyadi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak Dja’far mengimbau seluruh masyarakat kota itu untuk menjaga Kamtibmas di masing-masing lingkungannya dengan meningkatkan sistim keamanan di lingkungannya (Siskamling).<br /><br />Masyarakat juga diimbau untuk meninggalkan rumahnya dalam keadaan aman dalam melakukan silaturahim dalam merayakan Tahun Baru China dan Cap Go Meh.<br /><br />"Kami juga mengimbau masyarakat tidak membawa kendaraan dalam keadaan ngebut dan dalam kondisi sakit atau capek karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.<br /><br />Kapolresta Pontianak juga melarang masyarakat menyimpan dan membunyikan petasan dalam bentuk apapun karena membahayakan masyarakat.<br /><br />"Bunyikanlah kembang api dengan sewajarnya saja dan jangan berlebihan serta jangan sampai seperti perang kembang api, kalau ada yang demikian kami tidak segan-segan untuk menindaknya," kata Muharrom.<br /><br />Polresta Pontianak dalam pengamanan Imlek dan Cap Go Meh mengerahkan sebanyak 645 personel, dengan mengerahkan sebanyak 12 personel dalam pengamanan melekat pada setiap tujuh naga dari yayasan pemadam kebakaran yang telah ditunjuk oleh Panitia Perayaan Cap Go Meh tahun 2012 yakni Yayasan Bhakti Suci.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Berita Terbaru