Wilayah Barito Utara Cocok Dikembangkan Bawang Merah

oleh

Wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah cocok untuk dikembangkan tanaman bawang merah oleh masyarakat setempat. <p style="text-align: justify;">"Dari ujicoba menggunakan "polybag" berukuran besar sebagai wadah penanaman, tanaman bawang merah yang kami lakukan tumbuh cukup baik," kata Bupati Barito Utara, Nadalsyah saat melakukan panen perdana bawang merah di Muara Teweh, Senin.<br /><br />Puluhan tanaman bawang merah dalam polybag itu tumbuh subur di halaman rumah dinas Bupati Barito Utara yang bibitnya dibawa langsung oleh bupati dari Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi Pertanian Palangka Raya.<br /><br />Bawang merah itu ditanam dan dirawat oleh pegawai dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Barito Utara dibawah pengawasan langsung Nadlsyah.<br /><br />"Hasil panen bawang merah ini sudah cukup bagus, yakni satu banding tujuh, berarti komoditi ini cocok dikembangkan di daerah ini," kata dia.<br /><br />Bupati Barito Utara itu berharap kepada Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan setempat dapat mendorong masyarakat untuk bercocok tanam bawang merah, sebab dapat dilakukan dipekarangan rumah.<br /><br />Untuk menanam bawang merah ini, dapat dilakukan di dalam polybag maupun kaleng-kaleng bekas yang sudah tidak terpakai "Jadi selain ditanam di lahan yang luas, bawang merang juga bisa di tanam di tempat yang sempit menggunakan media polybag atau kaleng," katanya.<br /><br />Teknis penanaman bawang merah tersebut yakni harus terkena sinar matahari 90 persen atau ditanam ditempat terbuka.<br /><br />Selain itu pada bagian atas bawang dipotong sepertiga dari bagian bawang, dan pada saat penanaman jangan terlalu dalam atau sejajar dengan tanah.<br /><br />"Kita harapkan tanaman bawang merah ini dapat dikembangkan warga, sehingga mampu mengatasi kalau harganya naik," ujar Nadalsyah. (das/ant)<br /><br />Polda Kalbar Rapat Lintas Sektoral Pengamanan Lebaran  <br />Pontianak, 14/7 (Antara) – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat akan menggelar rapat lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan Lebaran 2014, kata Kepala Polda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistyanto.<br /><br />"Rencananya, besok kami akan menggelar rapat lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan Lebaran," kata Arief Sulistyanto di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan diundangnya lintas sektoral guna mengetahui kesiapan instansi terkait dalam menyambut lebaran di Kalbar.<br /><br />"Seperti di sektor sarana infrastruktur jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, dan sektor makanan apakah tersedia atau malah sebaliknya oleh Disperindahkop dan UKM Kalbar," ungkapnya.<br /><br />Arief menambahkan untuk pengerahan personel dalam pengamanan Lebaran 2014 masih belum bisa diketahui secara pasti.<br /><br />"Setelah kami melakukan evaluasi pengamanan Pilpres 2014 hari ini baru bisa diketahui berapa personel yang akan diturunkan pada pengamanan Lebaran," ujarnya.<br /><br />Pengamanan Lebaran 2014 dengan sandi "Operasi Ketupat 2014" yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalbar, katanya.<br /><br />"Operasi Ketupat 2014 sifatnya persuasif, dan simpatik, artinya lebih mengedepankan memberikan kenyamanan dan keamanan pada masyarakat yang akan melaksanakan Lebaran," kata Arief.<br /><br />Kapolda Kalbar menambahkan sebelum menggelar Operasi Ketupat 2014, pihaknya akan menggelar rapat lintas sektoral, Selasa besok (15/7) di Mapolda Kalbar. <strong>(das/ant)</strong></p>