Ancaman terorisme serta kejahatan lainnya sudah semakin kompleks,tidak menutup kemungkinan terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu yang berbatasan langsung dengan Negara lain. oleh karena itu mesti dibangun suatu system pendeteksian peringatan dini untuk mengetahui serangan bahaya. <p style="text-align: justify;">“Saya melihat secara geografis Kapuas Hulu cukup rentan dari berbagai bahaya dan tindakan kejahatan. Apalagi Kapuas Hulu berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia. Mesti ada pencegahan dini bahaya di daerah ini,” ungkap Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Kapuas Hulu, Dominikus,ditemui Senin (02/05/2011).<br /><br />Domi mengatakan Berbagai bentuk kejahatan dan ancaman bahaya bisa muncul kapan saja. Bahkan bahaya tersebut tidak hanya berasal dari luar. Bisa saja bahaya yang muncul juga berasal dari dalam. <br /><br />“Perlu membangun intelejen yang kuat guna mendeteksi berbagai ancaman bahaya dan kejahatan. Dengan demikian akan dengan mudah mengatasi berbagai persoalan bahaya dan kejahatan,” kata Domi.<br /><br />Bahaya dan tindak kejahatan yang bisa muncul adalah seperti peredaran narkoba, curanmor, perampokan, berbagai bentuk kegiatan illegal hingga women trafficking.<br /><br />Bahkan kejahatan terorisme tidak menutup kemungkinan terjadi di Kapuas Hulu. Apalagi pola-pola kejahatan terorisme selalu menggunakan mata rantai antar Negara. <br /><br />Untuk itulah, lembaga yang dimpinpinnya juga siap untuk bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam upaya-upaya mencegah tindak kejahatan dan bahaya yang mengancam masyarakat Kapuas Hulu. Tidak hanya itu, pihaknya juga menyediakan upaya-upaya advokasi dan perlindungna hokum pada korban-korban tindak kejahatan. <strong>(phs)</strong></p>














