Wisata susur sungai di wilayah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memiliki nilai jual yang cukup bagus dalam upaya menarik minat lebih banyak wisatawan ke wilayah itu. <p style="text-align: justify;">"Kalau wisata susur sungai Kota Banjarmasin dipromosikan maka akan lebih memancing wisatawan datang ke wilayah ini, karena sangat menarik," kata Mahlan wisatawan dari Kabupaten Balangan, di Banjarmasin, Selasa.<br /><br />Mahlan beserta 40 orang lainnya dari Kabupaten Balangan Kalsel khusus datang ke Banjarmasin menikmati wisata susur sungai, rombongan berangkat dati Sungai Andai lalu menyusuri Sungai Martapura dengan tujuan wisata keagamaan dengan ziarah ke Makam Habib Basirih.<br /><br />Perjalanan selama sekitar satu jam itu memanfaatkan jenis angkutan "klotok" (perahu bermesin), menyinggahi beberapa lokasi objek wisata seperti museum Waja Sampai Kaputing, Taman agrowisata, pusat perbelanjaan Ujung Murung, pusat grosir Pasar Lima, balai kota Banjarmasin, jembatan RK hilir, Jembatan Mantuil hingga ke lokasi ziarah.<br /><br />Dalam perjalanan tersebut, rombongan sungguh menikmati berbagai pemandangan yang jarang terlihat di daratan, seperti aktivitas warga mandi, cuci, hingga buang hajat, rumah-rumah lanting, bongkar muat barang di dermaga, kegiatan mancing ikan, sampai menyaksikan pencari kerang sungai berupa remis.<br /><br />Belum lagi kegiatan lalu-lalang angkutan sungai dari jenis angkutan sampan, klotok, longboat, speedboat, bis air, perahu pinisi, feri, dan aneka jenis angkutan barang lainnya.<br /><br />"Hiruk-pikuk lalu-lintas sungai sungguh suatu pemandangan yang menakjubkan, dan ternyata memiliki keasyikan tersendiri bila kita menikmati suasana tersebut," kata Mahlan.<br /><br />Suasana sungai ini kian ramai dengan begitu banyaknya warung-warung terapung, pengunjung bisa menikmati makanan khas melalui sampan yang terapung yang penuh dengan dagangan makanan setempat.<br /><br />Ia berharap, Pemko Banjarmasin serius menangani objek wisata demikian, karena unik dan khas.<br /><br />Tinggal bagaimana Pemko Banjarmasin mengemas perjalanan susur sungai itu dengan rute yang jelas, bukan saja sepanjang Sungai Martapura, paket susur sungai itu harusnya juga ke Sungai Barito karena ada objek wisata pasar terapung, Pulau Kembang dengan ribuan ekor kera jinaknya, atau ke Pulau Kaget dimana terdapat Bekantan (Kera merah hidung panjang). <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















