WNA Ke Indonesia Lewat Nunukan Meningkat 81,19 Persen

oleh

Warga negara asing (WNA) yang masuk Indonesia lewat Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, selama Oktober 2013 mengalami peningkatan sebesar 81,19 persen dari bulan sebelumnya. <p style="text-align: justify;">Peningkatan tersebut terlihat pada data kedatangan di Pos Pemeriksaan Keimigrasian Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan selama Oktober 2013 yang mencapai 1.185 orang.<br /><br />Sementara kedatangan WNA pada September 2013 hanya 654 orang yang terdiri menggunakan paspor lawatan sebanyak 597 orang terdiri 367 laki-laki dan 230 perempuan serta 57 orang yang menggunakan boarding crossing pasport (BCP), jelas Kepala Pos Pemeriksaan Keimigrasian Pelabuhan Internasional Tunon Taka, Nasution di Nunukan, Senin.<br /><br />Ia mengungkapkan, peningkatan kedatangan WNA ke Indonesia melalui wilayah itu sangat terasa tinggi dengan jumlah yang sangat signifikan sebanyak 1.185 orang yang terdiri dari 1.100 menggunakan paspor lawatan masing-masing 667 laki-laki dan 433 perempuan serta 85 yang menggunakan BCP.<br /><br />Membandingkan dengan bulan sebelumnya yakni September 2013, peningkatannya mencapai 531 orang atau sekitar 81,19 persen, ujar dia.<br /><br />Tingginya kedatangan WNA ke Indonesia melalui Kabupaten Nunukan juga mempengaruhi tingginya keberangkatan melalui daerah itu menuju Negeri Bagian Sabah Malaysia.<br /><br />Pada Oktober 2013 ini, lanjut dia, keberangkatan WNA yang menggunakan paspor lawatan mencapai 829 orang yang terdiri 456 laki-laki dan 304 perempuan serta 69 menggunakan BCP.<br /><br />Sedangkan pada September tahun yang sama, jumlah WNA yang berangkat ke Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Tunon Taka hanya 758 orang masing-masing 711 yang menggunakan paspor dan 47 yang menggunakan BCP.<br /><br />Nasution mengemukakan, WNA yang masuk maupun yang meninggalkan Indonesia melalui Kabupaten Nunukan sebagian besar berasal dari Negeri Bagian Sabah Malaysia yang keturunan Suku Bugis Sulawesi Selatan dan hanya sebagian kecil asal negara lain seperti Eropa dan China.<br /><br />Berdasarkan jenis kelamin, Nasution mengungkapkan, laki-laki yang paling banyak masuk (Indonesia) melalui Nunukan pada bulan ini mencapai 667 orang dibandingkan pada September (2013) yang hanya 367 orang.<br /><br />WNA jenis kelamin perempuan yang masuk Indonesia pada Oktober 2013 mencapai 433 orang dan pada September 2013 hanya 230 orang. <strong>(das/ant)</strong></p>