Yonif 407 Padmakusuma Siapkan Prajurit Bersertifikasi Guru

Batalyon Infantri (Yonif) 407 Padmakusuma Tegal, Jawa Tengah sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) telah menyiapkan sejumlah prajurit bersertifikasi guru untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah-sekolah di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. <p style="text-align: justify;">Komandan Satgas Pamtas Yonif 407 Padmakusuma, Mayor Inf Ari Ariyanto di Nunukan, Kamis menyatakan, pihaknya telah menyiapkan prajurit yang siap ditempatkan sebagai tenaga pengajar pada sekolah-sekolah yang berada di wilayah perbatasan yang telah memiliki sertfikasi guru.<br /><br />"Iya, kami juga siapkan beberapa prajurit yang sudah dilengkapi dengan sertifikasi guru untuk mengajar nantinya di sekolah-sekolah yang ada di wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan," katanya.<br /><br />Menurut dia, prajurit yang disiapkan menjadi tenaga pengajar tersebut masing-masing dua orang untuk setiap pos wilayah perbatasan atau berjumlah 58 orang prajurit.<br /><br />Ia menambahkan, prajurit yang disiapkan itu telah melakukan simulasi mengajar di tempat tugas sebelumnya di Tegal Jateng sebelum berangkat sebagai Satgas Pamtas di Kabupaten Nunukan ini.<br /><br />"Kita sudah latih semua mengajar di sekolah-sekolah di sana (Tegal) mulai tahap I sampai tahap III," sebut Ari Ariyanto.<br /><br />Menurut Ari Ariyanto, prajurit yang dipersiapkan untuk mengajar tersebut sengaja dipersiapkan sebelumnya setelah mendapatkan informasi dari Satgas Pamtas sebelumnya bahwa sejumlah prajurit menjadi tenaga pengajar pada sejumlah sekolah di wilayah perbatasan.<br /><br />Atas informasi itulah, kata dia, sehingga langsung merekomendasikan sejumlah prajurit untuk melakukan pelatihan mengajar dan diupayakan mendapatkan sertifikasi guru.<br /><br />Masa penugasannya sebagai Satgas Pamtas di Kabupaten Nunukan, lanjut Ari Ariyanto selama enam bulan dan berakhir pada April 2013 nanti. <strong>(phs/Ant)</strong></p>