Masyarakat Pertanyakan Jembatan Sungai Nuak Yang Mangkarak

- Jurnalis

Senin, 15 Oktober 2018 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELAWI – Jembatan Sungai Nuak yang berada di Desa Domet Permai, Kecamatan Ella Hilir merupakan pembangunan sekitar tahun 2007. Dimana pembangunan tersebut dinilai mangkrak oleh masyarakat, pasalnya bangunan yang sudah menghabikan dana milyaran rupiah tersebut, hingga kini tak juga difungsikan.

“Kami sebagai masyarakat sangat mengharapkan sekali pembangunan tersebut diteruskan sehingga kami tak lagi menggunakan rakit sebagai transportasi penyeberangan. Yang menjadi pertanyaan kami, mengapa jembatan yang dibangun sejak 2007 tidak diteruskan. Kan terkesan mubajir, karena pembangunan tersebut sudah meenghabiskan dana milyaran rupiah,” kata tokoh pemuda Dusun Sungai Nangka, Desa Domet Permai Kecamatan Ella Hilir, Ardani, saat ditemui belum lama ini.

Menurut Ardani, kondisi pembangunan jembatan tersebut sebetulnya sudah hampir rampung, namun pondasinya juga sudah kokoh, namun sayangnya, tanah timbunan penghubung jembatan tersebut yang tidak ada.

“Entah mengapa pemerintah tidak meneruskan pembangunan jembatan ini dan ini Jelas menjadi pertanyaan kami, karena tidak ada kelanjutan. Jika memang ada menyangkut persoalan hukum, harusnya segera dituntaskan, karena sayang sekali uang negara milyaran dibiarkan begitu saja,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Dani tersebut mengatakan, selama ini, masyarakat menyebrang menggunakan fasilitas rakit peenyeberangan yang disediakan pihak perusahaan yang ada di sekitar wilayah Domet permai.

“Memang ada akses alternatif yang bisa digunakan, namun jalannya sangat hancur, sehingga kendaraan roda empat tak bisa melaluinya, dan kendaraan roda dua pun tak sanggup melaluinya,” ucapnya.

Menurut Dani, karena jembatan tersebut merupakan akses utama yang bisa menjadi urat nadi perputaran ekonomi masyarakat, maka sangat diharapkan pemerintah tidak tutup mata dan bisa segera menyelesaikannya.

“Kami minta, jika memang jembatan tersebut masih tersangkut persoalan hukum atau persoalan sosial, kami minta permasalahan itu dapat segera di selesaikan, jangan sampai jembatan yang sudah menghabiskan dana miliaran rupiah tersebut tidak bermanfaat bagi masyarakat” pintanya. (Ed/KN)

Berita Terkait

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Hadiri Musrenbang di Melawi Wagub Kalbar di Agendakan Ngopi Santai di Thar-Shoek Kopitiam
Arnoldus Gomez Imbau Orangtua Siswa di Tarakan Bijak Gunakan Dana Beasiswa PIP
Buka Kegiatan Pesparawi, Wagub Kalbar : Semoga Hasilkan Insan Gerejawi Berprestasi
Kontingen Pesparawi Perkanlkan Ciri Khas Budaya Daerah Dengan Karnaval
Apel Pelar Pasukan, Pastikan Pelaksanaan Pesparawi Berjalan Aman
Serahkan 11 Ekor Sapi Qurban, Bupati : Semoga Menjadi Pemacu Dalam Berkurban
Launcing Listrik 24 Jam, Dadi : Semoga Tidak Ada Lagi Desa Di Sayan Yang Gelap Gulita

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Rabu, 23 April 2025 - 20:19 WIB

Hadiri Musrenbang di Melawi Wagub Kalbar di Agendakan Ngopi Santai di Thar-Shoek Kopitiam

Senin, 3 Juli 2023 - 17:48 WIB

Arnoldus Gomez Imbau Orangtua Siswa di Tarakan Bijak Gunakan Dana Beasiswa PIP

Senin, 26 Juni 2023 - 23:35 WIB

Buka Kegiatan Pesparawi, Wagub Kalbar : Semoga Hasilkan Insan Gerejawi Berprestasi

Senin, 26 Juni 2023 - 20:03 WIB

Kontingen Pesparawi Perkanlkan Ciri Khas Budaya Daerah Dengan Karnaval

Berita Terbaru