Dewan Minta Partamina Kroscek Gas Melon Yang Meroket di Pedalaman

- Jurnalis

Selasa, 16 Oktober 2018 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG KOTA – Kelangkaan gas elpiji kemasan 3 kilogram hingga kini masih dikeluhkan warga di Kabupaten Sintang dan sekitarnya. Selain sulit mendapatkan, harga gas elpiji tersebut juga terus meroket.

Bahkan, di tingkat pengecer dalam Sintang Kota harganya mencapai Rp 30 per tabung. Anggota DPRD Sintang dapil Serawai -Ambalau, Alan menerangkan didaerah pedalaman seperti di Serawai Ambalau gas melon tersebut harganya tembus Rp.40-50 ribu pertabung dari harga HET Rp.16.500 ribu.

Alan meminta kepada pihak pertamina untuk mengkroscek di lapangan mengingat harga tersebut sangat membebani masyarakat.

“Memang infrastruktur lah kendalanya untuk didaerah Serawai dan Ambalau hanya saja jika jauh dari harga HET kan kasihan dengan masyarakat,”ujarnya.

Harga Rp.45-50 ribu pertabung ini diibukota kecamatan ya ,belum lagi di daerah pinggiran dan kelangkaan ini menurut dia selain infrastruktur juga kendala transportasi.

“Sebenarnya masalah infrastruktur kalo infrastrukturnya sudah baik kemungkinan juga akan lancar,”ucapnya.

Apalagi dengan kondisi musim hujan tiba truk tidak bisa sampai kesana,jika musim panas masihlah terbantu.

Terpisah Kepala Bagian PDT dan ESDA Setda Sintang yang dikonfirmasi kaitan tingginya dan langkanya gas elpiji 3 kg mengaku baru dapat informasi dari awak media ini ,sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan bahwa terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg di kabupaten Sintang dan sekitarnya.

“Waduh saya belum terima laporan dan belum ada laporan masuk soal gas melon ni,”ucapnya.

Gejolak yang terjadi terhadap gas elpiji 3 kg ini ,pihaknya akan croscek kelapngan dan jika memang ini terjadi maka secara langsung akan panggil agen dan pangkalan ,penyalur.

“Kami secara internal akan turun kelapangan melihat kondisi riilnya ,jika memang terjadi kelangkaan kita akan panggil agen,penyalur maupun pangkalan gas melon,”katanya.

Sebelumnya pihaknya sudah pernah mengumpulkan para agen,penyalur maupun pangkalan,yang jelas hingga saat ini belum ada laporan masuk soal kelangkaan gas elpiji 3 kg dalam waktu dekat ditegaskan Asmidi yang juga Camat Ketungau Hulu ini.(Tim)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Berita Terbaru