16 Kelompok Penumbuk Padi Meriahkan PGD 2019

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2019 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN – Bunyi alu bertalu-talu di halaman Indoor Apang Semangai di komplek Stadion Baning Sintang, Rabu (10/07/2019). Para wanita menggunakan berbagai ragam baju adat Dayak berkumpul untuk menumbuk dan menampik padi.

Setiap peserta mendapatkan waktu selama 5 menit untuk menumbuk dan menampi padi. Salah satu kriteria lomba yang penting untuk diperhatikan oleh para peserta, kebersihan dan kerapian hasil tumbukan.

“Kriteria lainnya, juri akan menilai kekompakan, kerjasama, artistik dan busana dari para peserta,” kata Martina Nyelam selaku salah seorang juri pada perlombaan ini. “Peserta kita lumayan banyaklah ya, ada 16 kelompok yang ikut ini, mulai dari perwakilan DAD tiap kecamatan dan dari sanggar-sanggar yang ada di Sintang, antusias yang tinggi bisa kita lihat dari kecamatan-kecamatan, Ketungau Tengah bahkan mengirim sampai 3 tim,” tambahnya lagi.

Selain Martina Nyelam, dua juri lainnya yang ikut menilai Sabmuniah dan Helena Dewi Purwati. Alu dan lesung serta padi yang telah dijemur sudah disediakan oleh pihak panitia.

Wajah-wajah antusias para wanita Dayak terpancar lewat senyum sumringah mereka untuk memeriahkan acara ini. Rasa bangga dengan mengenakan busana khas setiap subsuku yang ada di tiap kecamatan terlihat tidak hanya para peserta tapi juga para supporter yang hadir.

Menumbuk padi dilakukan oleh 4 orang. Setiap tim mendapat jatah 1 kg padi dari panitia. Sebagai apresiasi, panitia PDG Sintang 2019 menyediakan piala, piagam, dan uang pembinaan bagi para pemenang.

Fransiska Galung, sebagai salah satu peserta perwakilan dari Kelompok Arisan Dayak Desa menyampaikan rasa senang dan bangganya bisa ikut berpartisipasi dalam lomba di pekan gawai ini.

“Ya kita kan biasa numbuk ya, cuma disini kita kan ditonton oleh banyak orang, awal-awal numbuk tadi sempat grogi juga,” kata Ika. “Tadi sih menurut kami, hasil dan prosesnya sudah bagus. Harapannya ya kami menang,” ujarnya lagi sambil tersenyum.

Juara pertama nomor undian 4 dari Perkumpulan Arisan Dayak Desa. Ditempat kedua ada perwakilan dari DAD Ketungau Tengah dengan nomor undian 15 dan juara ketiga diraih oleh nomor undian 9 dari DAD Dedai. Tampak Ketua Panitia, Yustinus hadir meninjau jalannya perlombaan. (SS)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Kwarda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Sintang pada Pembukaan Raimuna Daerah 2025
Ketua Kwarda Kalbar Resmi Buka Raimuna Daerah 2025, Sintang Jadi Saksi Semangat Baru Pramuka
Kapolres Sintang Sambut Kunjungan Anak-Anak TK Insan Mulia dalam Program “Polisi Sahabat Anak”
Polres Sintang Gelar Panen Raya Jagung Kuartal IV, Wujud Konsistensi Dukung Swasembada Pangan Daerah
Camat Serawai Panggil Warga Atas Permintaan Lisan Perusahaan, Bukan Instruksi Bupati: Masyarakat Pertanyakan Kepedulian Pemkab Sintang

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:55 WIB

‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Selasa, 25 November 2025 - 19:29 WIB

Kwarda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Sintang pada Pembukaan Raimuna Daerah 2025

Selasa, 25 November 2025 - 19:07 WIB

Ketua Kwarda Kalbar Resmi Buka Raimuna Daerah 2025, Sintang Jadi Saksi Semangat Baru Pramuka

Berita Terbaru