Data Terbaru Bom di Katedral Makassar 1 Meninggal 9 Luka-luka

- Jurnalis

Minggu, 28 Maret 2021 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KN – Bangsa Indonesia kembali diuji dengan kejadian bom bunuh diri hari ini. Telah terjadi ledakan Bom Bunuh di Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus, Keuskupan Agung Makassar. Minggu, 28 Maret 2021.

Ledakan terjadi sekitar pukul 10.28 WITA. Sejumlah Umat Katolik saat itu tampak panik, padahal mereka sedang merayakan Hari Raya Minggu Palma, sebagai tanda dimulainya Pekan Suci, untuk menghormati rangkaian peristiwa penyaliban Yesus Kristus, hingga hari Paskah di April mendatang.

Terkait hal ini, Romo Alfius, Komkep Makassar menyampaikan, sejauh ini belum ada korban jiwa, kecuali pelaku.

“Mgr dan Para Romo serta teman-teman sekalian…kami aman. Tidak ada korban jiwa sejauh ini kecuali pelaku bom bunuh diri. Beberapa umat luka ringan terkena pecahan kaca. Trima kasih, Tuhan berkati. Kita doakan.” ungkap Romo Alfius pada pagi tadi pukul 11.20 WITA.

“Syukur bahwa tak ada korban jiwa dari umat atau masyarakat. Semoga hati kita tetap damai. Doaku untuk umat Katolik di katedral Makassar. Stay safe,” katanya.

Sementara pada siang hari ini, Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam menyampaikan data terbaru yakni, satu orang meninggal dunia dan sembilan terluka setelah meledak di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/2) siang WITA.

“Data awal di TKP, satu korban (meninggal) dipastikan pelaku bom bunuh diri tersebut, sembilan masyarakat (terluka) yakni lima petugas gereja dan empat jemaah,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam seperti dikutip dari Fajar

Saat ini, korban yang terluka telah dibawa ke tiga rumah sakit berbeda. Empat orang ke Pelamonia, tiga orang di Stella Maris, dan dua orang ke Bhayangkara. (*)

Berita Terkait

Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Marwandy Sampaikan Langsung Keluhan Warga Pedalaman Terkait Aturan Barcode dan Kuota Subsidi Kepada Menteri BUMN
Empat Dosen STT Khatulistiwa Sintang Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2025
Organisasi Masyarakat Sabang Merah Borneo Tolak Transmigrasi di Kalimantan
Capaian Nyata BPJS Kesehatan, Bukti Pemerataan Layanan JKN Hingga ke Pedalaman
Kuasa Hukum CV Enambelaspro Serukan Pengawasan Ketat Proses PKPU PT FAB (Ketua Porsche Club Indonesia)
Komisi V DPR RI Tinjau Standar Pelayanan Minimum di Sejumlah Ruas Tol Strategis Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:43 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Minggu, 7 September 2025 - 15:27 WIB

Marwandy Sampaikan Langsung Keluhan Warga Pedalaman Terkait Aturan Barcode dan Kuota Subsidi Kepada Menteri BUMN

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:01 WIB

Empat Dosen STT Khatulistiwa Sintang Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2025

Kamis, 17 Juli 2025 - 09:18 WIB

Organisasi Masyarakat Sabang Merah Borneo Tolak Transmigrasi di Kalimantan

Berita Terbaru