Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Ir Herson B Aden MSi mengatakan pagu dana untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di daerah itu pada 2011 sebanyak Rp22,950 miliar. <p style="text-align: justify;">"Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas akan disebar untuk program PNPM-MP pada lima kecamatan di daerah ini," katanya di Kuala Kapuas, Selasa. <br /><br />Dia mengatakan dana untuk PNPM-MP tersebut terdiri dari dana APBN sebesar Rp18,360 miliar dan APBD Kabupaten Kapuas sebesar Rp4,950 miliar. <br /><br />Sedangkan kecamatan yang menerima dana tersebut yakni Kecamatan Kapuas Barat, Kapuas Murung, Kapuas Timur, Kecamatan Mantangai dan Kecamatan Pulau Petak. <br /><br />"Alokasi dana ini dalam rangka percepatan penurunan angka kemiskinan di daerah ini, sehingga pemerintah daerah Kabupaten Kapuas akan mensinergikan program penanggulangan kemiskinan dengan PNPM-MP ini," katanya. <br /><br />Program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan PNPM-MP diharapkan bisa saling mendukung agar upaya penanggulangan kemiskinan di suatu lokasi dapat lebih cepat, katanya. <br /><br />Dia juga mengatakan, selama ini PNPM-MP berkontribusi dalam memperkuat kualitas perencanaan partisipatif masyarakat, sehingga dengan adanya sinergitas tersebut akan menghasilkan percepatan pencapaian kesejahteraan rakyat. <br /><br />Upaya integrasi perencanaan pembangunan harus dimulai dari ketersediaan dokumen perencanaan masyarakat di desa berupa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) yang menjadi masukan bagi dokumen perencanaan kabupaten, katanya. <br /><br />Sementara itu, sebelumnya Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMDes) Kabupaten Kapuas Drs Ferly H Sangen MSi mengatakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di daerah setempat telah berkembang pesat. <br /><br />"Pelaksanaan PNPM di Kabupaten Kapuas sudah berjalan kurang lebih tiga tahun, sehingga telah dirasakan dampaknya oleh masyarakat di tingkat desa," katanya. <br /><br />Ferly juga mengatakan seluruh kepala desa di Kabupaten Kapuas telah dibagikan buku Menuju Desa Membangun sebagai buku panduan perencanaan pembangunan desa. <br /><br />"Buku tersebut memuat panduan yang cukup detail dalam merencanakan dan menyusun program bagi pembangunan desa mulai dari RPJMDes, rencana pembangunan jangka panjang desa (RPJPDes) termasuk juga penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) sampai ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>











