Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) atau power plant kapasitas 2X7 MW yang menggunakan dana APBN sekitar Rp246 miliar di Kemuning, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) kini mulai dikerjakan. <p style="text-align: justify;">Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, usai peletakan batu pertama konstruksi power plant, Kamis (27/01/2011), menyatakan, dengan kapasitas 2×7 atau 14 mega watt (MW), setahun ke depan Kotabaru kembali kekurangan daya. <br /><br />Menurut Bupati, daya 14 MW itu nanti hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pelanggan rumah tangga di wilayah Pulau Laut saja yang berjumlah sekitar 5.000 pelanggan. <br /><br />Sementara untuk kebutuhan industri, dan pelanggan bisnis masih belum mendapatkan persediaan. <br /><br />Bupati menegaskan, penambahan power plant dengan kapasitas hingga 30 MW perlu dilakukan PT PLN, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. <br /><br />"Setelah dihitung-hitung dengan pihak PT PLN, kapasitas 14 MG ternyata masih kurang dan perlu ditambah lagi," ujarnya. <br /><br />General Manajer Proyek Pembangkit dan Jaringan, PT PLN Wilayah Kalimantan, Djoko Edi Taufik, mengatakan, pihaknya memerlukan waktu 22 bulan untuk menyelesaikan pembangunan power plant 2X7 MW. <br /><br />"Kami akan mengupayakan proyek ini selesai sesuai waktu," tandasnya. <br /><br />Sebelumnya, general manager PT PLN Cabang Kotabaru H Burhan, menjelaskan, PT Cyticom Waltes yang dipercaya untuk mengerjakan pembangunan kontruksi dan infrastruktur power plant dengan waktu 22 bulan atau dua tahun. <br /><br />Menurut jadwal, kata Burhan, Juni 2012 PT Cyticom Waltes ditargetkan selesai membangun power plant unit I, dan September selesai pembangunan unit II. <br /><br />"Pada bulan-bulan tersebut diharapkan operasi atau pengetesan sistem operasi (COD) sudah dapat dilaksanakan," demikian Burhan. <br /><br />Manajer Kehumasan PT PLN Cabang Kotabaru Jimmy menambahkan, untuk membantu terealisasinya pembangunan power plant 2X7 MW di Kotabaru, pemkab setempat telah membantu menyediakan lahan seluas 10,8 hektare. <br /><br />Rencananya, lokasi seluas 10 hektare lebih itu akan digunakan untuk lokasi power plant 4X7 MW, namun tahap awal ini baru 2X7 MW. <br /><br />Beberapa tahun kemudian, jika daya yang ada sudah tidak mencukupi lagi, maka pembangunan power plant tahan dua 2X7 MW kembali dilaksanakan. <br /><br />Sementara itu, hingga saat ini, PT PLN Cabang Kotabaru memiliki 87,264 pelanggan, 19,500 pelanggan diantaranya dilayani oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kotabaru dengan produksi 7-8 MW.<strong> (phs/Ant)</strong></p>











