Dewan Minta Pemkab Sintang Cepat Tanggap Terhadap PMK

- Jurnalis

Jumat, 3 Juni 2022 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN – Anggota DPRD Sintang, Welbertus meminta Pemerintah Kabupaten Sintang melakukan upaya untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) atau Foot and Mouth Disease (FMD) pada hewan ternak.

Apalagi kasus pada hewan ternak tersebut sudah muncul dibeberapa daerah di Indonesia.

Penyakit mulut dan kuku pada ternak disebabkan dari virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Apthovirus yakni Aphtaee epizootecae. Penyakit mulut dan kuku yang merupakan wabah virus pada hewan ternak ruminansia ini sangat menular dan menyerang semua hewan berkuku belah/genap seperti sapi, kerbau, domba, kambing, rusa, unta, dan termasuk hewan liar seperti gajah, antelope, bison, menjangan, dan jerapah.

“Seperti yang kita ketahui, saat ini sedang muncul penyakit pada hewan ternak sapi yakni penyakit mulut dan kuku. Penyakit ini menyerang ternak sapi di Pulau Jawa khususnya di daerah Pekalongan. Oleh karena itu kita minta pada Pemerintah Kabupaten Sintang agar melakukan langkah-langkah antisipasi. Agar penyakit mulut dan kuku tersebut tidak menular ke Kabupaten Sintang,” pinta Welbertus.

Legislator dari dapil Sintang Kota ini mengatakan, kalau memang penyakit mulut dan kuku pada ternak sudah ada di Sintang, penanganan maksimal harus dilakukan. Supaya tidak menular pada hewan ternak lain di wilayah Kabupaten Sintang.

“Upaya ini penting dilakukan. Supaya masyarakat merasa aman dan tidak was-was lagi. Apalagi cukup banyak masyarakat Sintang yang memelihara hewan ternak. Baik untuk dikonsumsi maupun untuk diperdagangkan,” ucapnya.

Welbertus mengatakan, imbauan agar Pemkab Sintang mengantisipasi penularan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak bukannya tanpa alasan. Mengingat, banyak ternak didatangkan dari luar Sintang. Jika tidak dicek dan diantisipasi sejak dini, bukan tidak mungkin akan menularkan ke ternak lainya. Apalagi ada info jika penyakit mulut dan kuku pada ternak sudah masuk ke Kalimantan Barat. (IBT)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru