Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan di usia Pemerintah Provinsi yang ke-54, masih banyak pembenahan yang harus dilakukan terutama menyangkut kualitas sumberdaya manusia dan aparatur pemerintah. <p style="text-align: justify;">"Jadi, masih banyak yang harus dibenahi meski ada berbagai kemajuan yang diperoleh Kalbar," kata Cornelis usai upacara HUT ke-54 Pemprov Kalbar di Pontianak, Jumat (28/01/2011). <br /><br />Selain itu, lanjut dia, sesuai pesan dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yakni upaya untuk menciptakan rasa aman dan damai guna mencapai kesejahteraan rakyat. <br /><br />Sedangkan untuk perbatasan, kata Cornelis, pembangunan dilakukan secara bertahap. "Tidak seperti revolusi, harus cepat-cepat. Tetapi dilakukan secara bertahap," kata Cornelis. <br /><br />Ia menambahkan, tahun ini pemerintah tetap membangun wilayah perbatasan dari berbagai aspek. "Baik dari aspek ekonomi, politik maupun infrastruktur," kata Cornelis yang juga Ketua PDI Perjuangan Kalbar itu. <br /><br />Mendagri Gamawan Fauzi dalam sambutan yang dibacakan Gubernur Cornelis menyatakan bahwa Pemprov Kalbar telah memiliki perhatian yang besar untuk menginisiasikan APBD Tahun 2011 sebagai instrumen untuk mewujudkan masyarakat yang aman, damai dan sejahtera. <br /><br />Hal itu menunjukkan konsistensi atas komitmen dan pertanggungjawaban kepada masyarakat bahwa sumber dana APBD yang sebagian besar bersumber dari masyarakat harus memberi manfaat sebesar-besarnya. <br /><br />Mendagri juga mengingatkan aspek sinergitas menjadi faktor substantif yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari di Kalbar. <br /><br />Pertimbangannya, luas wilayah serta posisi Kalbar sebagai salah satu beranda Indonesia dengan negara tetangga.<strong> (phs/Ant)</strong></p>











