Pemerintah Belum Optimal Dalam Memenuhi Kebutuhan Listrik

- Jurnalis

Selasa, 31 Mei 2022 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi C DPRD Sintang, Sandan

i

Ketua Komisi C DPRD Sintang, Sandan

SINTANG, KN – Program Indonesia Terang (PIT) disambut oleh semua kalangan khususnya yang ada di Kabupaten Sintang. Tak terkecuali oleh para legislator DPRD Kabupaten Sintang.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Petrus Sandan mengapresiasi adanya PIT yang diharapkan dapat menyentuh langsung masyarakat yang ada di sejumlah desa terpencil yang ada di Kabupaten Sintang.

“Kalau PIT memang ada, tentu kami sangat mendukung sekali. Apalagi masih banyak daerah yang ada di Kabupaten Sintang belum merasakan nikmatnya terang,” ujarnya ketika dikonfirmasi media ini.

Legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengaku baru mendengar adanya Program Indonesia Terang meskipun program tersebut merupakan Pemerintah Pusat. Ia merasa hal tersebut tidak dapat terwujud terlebih lagi hingga kini program tersebut tak terlihat sehingga belum dirasakan oleh masyarakat.

“Saya rasa akan sulit terwujud, apalagi saat ini masih banyak desa-desa di Kabupaten Sintang yang belum terjangkau serta dialiri listrik,” ucapnya.

Petrus Sandan mengungkapkan hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang berada wilayah terpencil dan perbatasan Kabupaten menggunakan genset sebagai sumber pembangkit listrik.

“Jika menggunakan sistem yang akan diterapkan PIT sepertinya belum layak karena masyarakat harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk penerangan dengan cara seperti ini. Akan lebih efisien jika listrik menggunakan tenaga surya atau menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PTMH),” tuturnya.

Menurutnya, hingga saat ini pemerintah belum optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Sintang terlebih lagi untuk desa-desa yang cukup jauh dari ibukota Kabupaten Sintang maupun desa-desa terpencil.

“Ada 70 persen desa-desa terpencil yang belum dialiri listrik, ini sudah sejak lama namun belum ada solusi konkrit dari Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pemerintah Pusat,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru