SINTANG, KN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, meminta kepada dinas terkait agar rutin melakukan pengecekan terhadap hewan ternak masyarakat di wilayah setempat guna memastikan kondisi kesehatannya.
Ihwal tersebut berkaitan dengan persoalan saat ini, dimana di sejumlah wilayah di Indonesia banyak hewan ternak masyarakat yang terserang penyakit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).
Oleh sebab itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Agustinus Aci meminta agar dinas terkait secepatnya koordinasi dengan dokter dewan untuk melakukan penyisiran dan pengecekan terhadap hewan ternak masyarakat khususnya sapi dan kampbing.
“Tentunya, ini sebagai langkah bersama untuk mengantisipasi munculnya penyakit PMK pada hewan ternak. Selain itu juga, sebentar lagi umat muslim khususnya akan merayakan hari besar islam yaitu Hari Raya Idhul Adha. Nah, sudah semestinya pemerintah bisa memastikan hewan ternak itu sehat, terutama hewan ternak yang dijadikan qurban saat hari Idul Adha,” kata Agustinus Aci ketika ditemui di ruang Sidang Paripurna DPRD Sintang, kemarin.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu tidak menginginkan, wabah virus PMK masuk ke Kabupaten Sintang, oleh karena itu dia menyarankan pengecekan hewan ternak masyarakat harus rutin dilakukan.
“Tentunya ini harus disikapi dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ucap Agustinus Aci.
Menurut Agustinus Aci, pemerintah harus memastikan seluruh hewan ternak masyarakat di kabupaten ini terbebas dari wabah PMK. “Jadi semua hewan ternak milik masyarakat, kita minta dilakukan pemeriksaan, pastikan semuanya dalam kondisi sehat dan layak untuk dikonsumsi,” tegas Agustinus Aci.
Olehkarenanya, Agustinus Aci menyrankan agar pemerintah daerah tetap mengambil langkah antisipasi, terutama berkaitan dengan penanganan wabah PMK di kabupaten ini.
“Saya rasa kita di daerah tinggal menyinkronkan saja penanganan yang dilakukan pemerintah provinsi maupun pusat. Dan edukasi terkait wabah PMK ini juga penting untuk disampaikan kepada masyarakat, sehingga ketika ada ciri-citi hewan ternak yang mendekati gejala wabah PMK agar dapat secepat mungkin memberikan informasi kepada satgas penanganan PMK di kabupaten ini. Tentunya kita minta agar ditindaklanjuti dengan cepat, terukur dan terarah,” pungkas Agustinus Aci, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak ini. (*)














