Idul Adha, Harga Cabai dan Bawang Merah Naik, Dewan Sarankan Pemerintah Gelar Operasi Pasar

- Jurnalis

Minggu, 3 Juli 2022 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudy Andryas, Anggota DPRD Sintang

i

Rudy Andryas, Anggota DPRD Sintang

SINTANG, KN – Jelang Idul Adha 2022, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Sintang mulai merangkak naik. Misalnya, harga cabai rawit mencapai Rp100 ribu per kilogram, kini mulai disusul komoditi lainnya, seperti tomat dan bawang merah.

Pantauan di lapangan, seperti di kawasan Tugu BI, Pasar Inpres, dan sejumlah pasar tradisional di kabupaten yang berjuluk “Bumi Senentang” ini, harga bawang merah merangkak naik menyentuh angka Rp60 ribu per kilogram, yang sebelumnya hanya R35 ribu per kilogram.

Tidak hanya itu, harga tomat juga ikut naik signifikan. Sebelumnya harga tomat Rp16 ribu per kilogram, kini menjadi Rp22-28 ribu per kilogram.

Menurut sejumlah pedagang, kenaikan ini sudah dirasakan sejak pekan lalu. Sulitnya mendapatkan stok tersebut, menjadi penyebab harga melambung tinggi.

“Kalau ditanya mengapa naik harganya, karena memang stok yang masuk sangat sulit,” kata Wiliam satu di antara pedagang di Pasar Masuka, Sintang, Minggu (3/7/2022).

Menurutnya, penyebab kenaikan harga bawang merah di kabupaten ini naik, karena kurangnya pasokan yang masuk. Sebab, sebagian besar pedagang di kabupaten ini hanya berharap pasokan dari luar daerah.

“Kebanyakan kami hanya menerima dari luar. Jadi kalau tidak ada yang masuk atau pasokan sedikit otomatis harga naik,” terang Wiliam.

Menanggapi perihal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andryas meminta kepada pemerintah daerah agar melakukan monitoring di sejumlah pasar tradisional. Hal ini penting untuk dilakukan karena tidak lama lagi umat muslim akan menyambut Hari Raya Idul Adha.

“Pertama kita minta pemerintah daerah memastikan stok mencukupi. Kedua soal harga, karena sebagian masyarakat kita mengeluhkan terjadinya lonjakan harga pada beberapa komoditi,” kata Rudy Andryas ketika ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang.

Selain itu, Rudy Andryas menyarankan agar pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya, yakni Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (DisperindagKop dan UMKM) Sintang agar melakukan operasi pasar.

“Tentunya, ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk mengendalikan ketersediaan stok dan meminimalisir harga sembako menjelang Idul Adha tahun ini,” pungkas Rudy Andryas, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau ini. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru