SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen sependapat dengan imbauan Bupati Sintang, terkait pihak sekolah harus dengan sigap mengamankan dokumen-dokumen penting dan aset lainnya disaat bencana banjir seperti ini.
“Kita ketahui sekarang lagi musim banjir, sudah ada beberapa sekolah yang terkena dampaknya. Maka dari itu, langkah antisipasi lebih dini harus dilakukan dengan menyelamantkan aset-aset penting,” ujar Lim Hie Soen.
Sebab kata Lim Hie Soen, kalau tidak diselamatkan terlebih dahulu ditempat yang aman, dikhawatirkan bencana banjir ini akan semakin meningkat. Terlebih kalau banjirnya tersebut meningkat disaat malam hari, tentu akan sulit untuk diselamatkan nantinya.
“Maka dari itu, mencegah lebih baik daripada mengobati. Selamatkan dulu kalau bisa, jangan diabaikan hal-hal seperti ini, karena pastinya aset-aset dan dokumen sekolah itu pasti penting,” tuturnya.
Terlepas dari itu, Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini juga meminta kepada pihak sekolah, untuk selalu memperhatikan siswa-siswinya disaat bencana banjir ini melanda, khussnyaa sekolah yang terdampak banjir.
“Kalau misalkan proses belajar mengajar masih aktif selama banjir ini, kita minta pihak sekolah harus memperhatikan anak-anak muridnya. Jangan biarkan mereka bermain banjir disaat kondisi seperti ini,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengimbau Kepala Sekolah mulai dari PAUD/TK, SD dan SMP di Kabupaten Sintang yang bangunan sekolahnya berada di kawasan rawan banjir untuk mengambil langkah kewaspadaan dengan mengamankan aset-aset, dokumen dan buku-buku di tempat yang tinggi.
Himbauan tersebut disampaikan Bupati Sintang melalui Surat Edaran Bupati Sintang Nomor : 420/5417/Disdikbud-8 tertanggal 11 Oktober 2022. Surat edaran ditujukan kepada Kepala PAUD/TK, SD dan SMP di Kabupaten Sintang yang gedung sekolahnya terendam banjir.
Bupati Sintang dalam Surat Edaran tersebut mengajak dan mengimbau seluruh Kepala PAUD/TK, SD dan SMP di Kabupaten Sintang mewaspadai potensi bahaya banjir yang lebih besar, agar melakukan pengamanan aset dan dokumen penting sekolah ke titik yang paling aman. (pul)














