Pendampingan Pra Nikah: Strategi Sintang Menanggulangi Stunting Sejak Dini

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN – Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, melalui Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menetapkan langkah proaktif dalam upaya pencegahan stunting. Kepala Dinas, Maryadi, menegaskan bahwa program pendampingan calon pengantin menjadi fokus penting, membuktikan komitmen Sintang dalam mengatasi masalah stunting dari awal.

Dalam pernyataannya, Maryadi menyoroti urgensi pendampingan calon pengantin sebagai langkah preventif, memastikan kesiapan calon pengantin wanita menghadapi kehamilan, sementara kesehatan calon pengantin pria memainkan peran signifikan dalam menentukan kualitas kesehatan anak yang akan dilahirkan.

Maryadi menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan periode kritis 1.000 hari pertama kehidupan anak, melainkan harus dimulai sejak perencanaan kehamilan. Oleh karena itu, pendampingan remaja sebagai calon pengantin menjadi langkah awal yang vital.

Di wilayah Sintang, calon pengantin diwajibkan mengikuti program pendidikan pranikah dan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan tiga bulan sebelum pernikahan. Program ini, diberi nama ‘Sibincantin’, singkatan dari strategi pencegahan stunting melalui bimbingan perkawinan bagi calon pengantin.

Maryadi yakin program ini dapat efektif mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Sintang. Pendampingan ini bukan hanya sekadar memastikan kesehatan fisik, tetapi juga memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan keluarga yang sehat.

Wakil Bupati Sintang, Melkianus, menambahkan bahwa pendampingan calon pengantin merupakan terobosan kunci dalam upaya menanggulangi stunting. Ia menyatakan bahwa program ini harus diikuti oleh semua calon pengantin dari berbagai agama, dan materi pendampingan harus memberikan pengetahuan yang penting dan menarik sebagai bekal sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

“Ide ini sangat baik untuk mencapai target penurunan angka stunting sebesar 14 persen di Kabupaten Sintang,” katanya, sambil menegaskan perlunya dukungan seluruh pihak dalam menjalankan program ini seiring dengan berbagai program lain yang ditetapkan untuk menurunkan angka stunting.

(Rilis Kominfo Sintang)

Berita Terkait

Resmikan SPPG di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Bupati Sintang Langsung Bagikan MBG di SDN 26 Sintang
Kesra Sintang Kumpulkan 129 Penerima Hibah Tahun 2026, Ingatkan Jangan Fiktif
Bupati Sintang Warning 129 Penerima Dana Hibah 
Pemkab Sintang Terima 5 Piagam Usai Upacara HUT ke-69 Provinsi Kalbar di Pontianak
Setda Sintang Luncurkan Akun Media Sosial, Perkuat Penyampaian Informasi Kepada Masyarakat
Dampak Pemotongan Anggaran, Pemkab Sintang Ubah Cara Musrenbang 2026
Pemkab Sintang Dukung Pengajian Keliling BKMT
Wabup Sintang Dorong Lemkari Sintang Hasilkan Generasi Tangguh dan Atlet Karate Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:10 WIB

Resmikan SPPG di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Bupati Sintang Langsung Bagikan MBG di SDN 26 Sintang

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:05 WIB

Kesra Sintang Kumpulkan 129 Penerima Hibah Tahun 2026, Ingatkan Jangan Fiktif

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bupati Sintang Warning 129 Penerima Dana Hibah 

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sintang Terima 5 Piagam Usai Upacara HUT ke-69 Provinsi Kalbar di Pontianak

Senin, 26 Januari 2026 - 16:29 WIB

Setda Sintang Luncurkan Akun Media Sosial, Perkuat Penyampaian Informasi Kepada Masyarakat

Berita Terbaru