SINTANG, KN – Anggota DPRD Sintang, Anton Isdianto, melaksanakan reses masa persidangan II tahun 2025 di Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, pada Selasa, 24 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi Anton untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menyerap aspirasi mereka terkait berbagai isu pembangunan di daerah tersebut.
“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan reses ini. Sebagai wakil rakyat, kami memiliki kewajiban untuk melaksanakan reses guna menyerap aspirasi secara langsung di lapangan. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah,” ungkap Anton mengawali dialognya.
Dalam kesempatan tersebut, politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mencatat berbagai masukan dari warga Desa Manter. Masukan tersebut mayoritas berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat, meliputi infrastruktur jalan dan jembatan, akses pendidikan yang lebih baik, dan peningkatan layanan kesehatan. Anton mengakui bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pembangunan di berbagai sektor, namun tantangannya masih cukup besar.
“Berbagai usulan masyarakat telah kami tampung. Memang, tantangan pembangunan daerah masih besar, mulai dari keterbatasan anggaran hingga kompleksitas permasalahan di lapangan. Namun, kami tetap berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi ini agar dapat diintegrasikan ke dalam program kerja pemerintah,” ujar Anton.
Ketua Fraksi Amanat Persatuan ini juga menjelaskan situasi terkini terkait anggaran daerah. Ia menyampaikan bahwa saat ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang sedang mengalami efisiensi. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan, khususnya infrastruktur. Meskipun demikian, Anton memastikan akan tetap mengawal dan menyuarakan aspirasi warga agar mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah (eksekutif).
“Kami memahami bahwa masyarakat sangat berharap pembangunan terus ditingkatkan. Namun, perlu kami sampaikan juga bahwa dana APBD saat ini sangat terbatas karena efisiensi yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Sintang. Ini membutuhkan strategi dan prioritas yang cermat dalam mengalokasikan anggaran,” jelasnya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kelam Permai, Dedai, dan Sungai Tebelian, Anton berjanji akan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan warga melalui jalur kelembagaan DPRD. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas semua masukan dan aspirasi yang telah disampaikan. Semuanya akan kami tindak lanjuti secara kelembagaan, karena itu merupakan bagian dari tugas kami sebagai penyambung suara rakyat. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi ini,” pungkas Anton. Ia berharap reses ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Desa Manter dan daerah sekitarnya.














