SINTANG, KN – Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang yang akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 Juli 2025 tinggal menghitung hari. Menjelang perhelatan akbar tersebut, anggota DPRD Sintang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kelam, Dedai, dan Sungai Tebelian, Markus Jembari, mengingatkan pentingnya pelestarian seni dan budaya Dayak dalam setiap rangkaian acara. Ia berharap kontingen dari 14 kecamatan di Kabupaten Sintang dapat menampilkan ragam seni dan budaya daerahnya masing-masing secara maksimal.
Markus Jembari dalam keterangannya menyampaikan keprihatinan akan potensi tergerusnya nilai-nilai budaya Dayak oleh perkembangan era digital saat ini. Ia menilai Pekan Gawai Dayak merupakan momentum yang tepat untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Dayak kepada generasi muda, sekaligus mempromosikan potensi wisata budaya Kabupaten Sintang kepada masyarakat luas.
“Pekan Gawai Dayak bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga merupakan wahana untuk melestarikan dan mempromosikan seni dan budaya Dayak. Kita harus memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin agar budaya kita tidak tergerus oleh arus digitalisasi,” tegas Markus.
Ia menekankan pentingnya peran serta seluruh kontingen dari 14 kecamatan untuk menampilkan seni dan budaya daerahnya secara autentik dan menarik. Hal ini termasuk menampilkan berbagai jenis tarian tradisional, musik tradisional, upacara adat, serta berbagai kerajinan tangan khas Dayak.
“Saya berharap setiap kontingen dapat menampilkan keunikan dan kekhasan seni dan budaya daerahnya masing-masing. Jangan sampai ada keseragaman yang justru menghilangkan keanekaragaman budaya Dayak,” imbuhnya.
Markus juga mengajak masyarakat Kabupaten Sintang untuk turut serta memeriahkan Pekan Gawai Dayak dan menghargai nilai-nilai budaya Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia berharap Pekan Gawai Dayak 2025 dapat menjadi ajang untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman budaya yang ada di Kabupaten Sintang.
“Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya Dayak sebagai warisan leluhur kita. Pekan Gawai Dayak ini adalah kesempatan berharga untuk menunjukkan kepada dunia betapa kayanya budaya Dayak,” ajaknya.
Lebih lanjut, Markus Jembari juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pekan Gawai Dayak, termasuk dalam hal penyediaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai. Ia juga mengimbau agar seluruh rangkaian acara dapat dijalankan dengan tertib, aman, dan lancar.
“Semoga Pekan Gawai Dayak 2025 dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya Dayak di Kabupaten Sintang,” pungkas Markus. Ia berharap event ini dapat menjadi daya tarik wisata budaya dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.














