Lusi: Pekan Gawai Dayak Adalah Ungkapan Syukur dan Warisan Leluhur

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sintang, Lusi

i

Anggota DPRD Sintang, Lusi

SINTANG, KN – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Lusi, menyampaikan pandangannya mengenai makna penting dari Pekan Gawai Dayak (PGD) sebagai bagian dari tradisi dan identitas masyarakat adat Dayak. Dalam keterangannya di sela-sela pembukaan PGD Sintang ke-XII Tahun 2025 di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora Satu, pada Rabu, 16 Juli 2025, Lusi menegaskan bahwa Gawai Dayak merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat yang diterima selama satu tahun.

“Pekan Gawai Dayak adalah wujud nyata ungkapan syukur kita kepada Tuhan. Setelah satu tahun kita bekerja di ladang dan menjalani kehidupan dengan segala tantangannya, inilah saatnya kita berhenti sejenak untuk merayakan hasil kerja keras itu bersama-sama,” ujar Lusi.

Ia menambahkan bahwa tradisi Gawai Dayak bukanlah sesuatu yang baru, melainkan warisan budaya yang telah berlangsung turun-temurun dan perlu terus dijaga eksistensinya. Menurutnya, Gawai bukan hanya tentang pesta dan hiburan, tetapi juga momen spiritual dan budaya yang sarat nilai kebersamaan, gotong-royong, dan rasa hormat kepada leluhur.

“Tradisi ini sudah diwariskan oleh leluhur kita sejak lama. Gawai bukan sekadar seremoni, tapi bagian dari identitas kita sebagai orang Dayak. Oleh karena itu, saya berharap generasi muda bisa ikut serta dalam setiap prosesnya, agar mereka juga memahami akar budaya kita,” jelasnya.

Lusi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana damai dan saling menghargai selama pelaksanaan Gawai berlangsung. Ia meyakini, melalui pelestarian tradisi seperti ini, keharmonisan dan persatuan masyarakat di Sintang akan semakin kuat.

“Mari kita rayakan Gawai dengan suka cita, damai, dan penuh rasa syukur. Ini bukan hanya acara adat, tapi juga cermin dari kearifan lokal yang membentuk karakter kita sebagai masyarakat yang religius dan berbudaya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru