MALINAU, KN – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 dan IRAU ke-11 Kabupaten Malinau, ajang olahraga lari IRAU Run 2025 sukses digelar dan menjadi daya tarik utama perayaan tahun ini. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/10/2025) ini dipusatkan di halaman Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, lokasi ikonik yang menjadi sentra kegiatan budaya dan hiburan di Kabupaten Malinau.
Sebanyak 1.000 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam ajang ini, yang dibagi dalam dua kategori jarak tempuh, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Para pelari berasal dari beragam latar belakang, termasuk masyarakat antar kecamatan, pelajar se-Kaltim dan Kaltara, kelompok usia di atas 45 tahun (U45), Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pelari tingkat nasional. Mereka berkompetisi memperebutkan total hadiah sebesar Rp185 juta.
Dalam sambutannya, Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme luar biasa dari masyarakat dan peserta.
“Salam sehat untuk kita semua. Selamat datang di Bumi Intimung, Kabupaten Malinau sang pengendali air, Kaltara terang, No Indonesia gelap. Dan selamat datang di paru-paru dunia, hutan lindung, Taman Nasional Indonesia,” ujar Bupati Wempi disambut tepuk tangan meriah.
Ia menegaskan bahwa IRAU Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga wadah silaturahmi dan kebersamaan lintas daerah dan generasi.
“Kegiatan running ini tidak hanya untuk memeriahkan IRAU dan hari ulang tahun, tapi juga sebagai ajang silaturahmi bagi kita semua. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, memberi semangat hidup sehat, dan mempererat persaudaraan di antara kita,” lanjutnya penuh semangat.
IRAU Run 2025 menjadi simbol semangat masyarakat Malinau yang mengedepankan sportivitas, solidaritas, dan gaya hidup sehat, sekaligus memperkuat identitas budaya dan kekayaan alam daerah yang dikenal sebagai “paru-paru dunia.”
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Kabupaten Malinau mampu menyelenggarakan event berskala besar yang inklusif dan partisipatif, sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.














