Perayaan HUT Ke-26 Dan IRAU Ke-11 Kabupaten Malinau, Panitia Gelar Ngobrol Bareng Bersama Lima Tokoh Lintas Agama

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALINAU, KN – Acara Ngobrol Bareng bersama lima tokoh lintas agama mewarnai rangkaian perayaan HUT ke-26 dan IRAU ke-11 Kabupaten Malinau, yang berlangsung di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Kamis (23/10/2025) malam.

Kegiatan dengan tema “Kasihi Penciptamu, Kasihi Sesamamu” ini menghadirkan Ustadz Abey Ghufran, S.Th.I., Cht., Pdt. Marcel Saerang, S.E., M.Th., Romo Antonius, Pr., Yan Mitha Djaksana, serta Bikkhu Damma Subho Mahathera. Sesi dialog dipandu langsung oleh presenter Kamidia Radisti yang tampil santai dan penuh canda.

Dalam obrolannya, para tokoh agama menyampaikan kesan terhadap keramahtamahan masyarakat Malinau serta keindahan keberagaman yang terjalin harmonis di daerah ini.

Mereka mengaku merasa seperti berada di rumah sendiri meskipun sebagian baru pertama kali berkunjung ke Bumi Intimung.

Bli Yan Mitha mengatakan keberagaman masyarakat Malinau luar biasa, Bupatinya Kristen, Wakilnya Islam, tetap harmonis daerah lain harus mengikuti seperti ini.

“Meski mungkin kami tidak sebanyak umat yang lain, tapi kami tetap diberi kesempatan dan dihargai,” ujarnya.

Bikkhu Damma Subho Mahathera yang sudah dua kali hadir di Malinau menyampaikan apresiasi atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Malinau yang menempatkan seluruh tokoh agama pada posisi terhormat dan setara.

Hal senada juga disampaikan Romo Antonius yang merasa kagum dengan keramahan masyarakat serta kekayaan budaya Malinau. Ia bahkan menyempatkan membeli pakaian adat sebagai bentuk penghargaan terhadap kearifan lokal.

Pendeta Marcel Saerang menambahkan bahwa kunjungan keduanya ke Malinau selalu memberikan kesan yang hangat dan menyenangkan. Dirinya kembali dibuat terkesan dengan persaudaraan antarumat beragama yang begitu kuat.

Sementara itu, Ustadz Abey Ghufran mengaku tidak merasa sebagai tamu, melainkan seperti pulang ke kampung sendiri. Ia menyampaikan bahwa perbedaan di Malinau justru melahirkan keindahan. (prokopim_malinau)

Berita Terkait

Bupati Malinau, Resmikan Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau Jemaat Kelapis
Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan
Bangun Sinergi dan Pelayanan Publik, Gubernur Zainal Raih The Best Governor 2026
Bupati Wempi Apresiasi Jalan Santai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 dan Harlah NU ke-100
Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati
Ketua TP PKK Malinau Bersama Organisasi Wanita Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Respen Tubu
Pemkot Tarakan Raih Penghargaan UHC Pratama

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:03 WIB

Bupati Malinau, Resmikan Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau Jemaat Kelapis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:14 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:49 WIB

Bangun Sinergi dan Pelayanan Publik, Gubernur Zainal Raih The Best Governor 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:46 WIB

Bupati Wempi Apresiasi Jalan Santai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 dan Harlah NU ke-100

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ketua TP PKK Malinau Bersama Organisasi Wanita Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Respen Tubu

Berita Terbaru