SINTANG, KN – Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Indra Subekti, mendampingi Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, secara resmi melepas 30 pendaki dalam kegiatan Kelam Tourism Festival 2025. Acara ini digelar di kawasan pintu masuk pendakian Gunung Kelam, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Jumat (7/11/2025), dan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi pariwisata alam yang ada di Kabupaten Sintang.
Indra Subekti menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang tidak hanya mengangkat sektor pariwisata, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mencintai alam dan menjaga kelestariannya. Menurutnya, Gunung Kelam merupakan salah satu ikon wisata alam di Sintang yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam dan wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Kegiatan Kelam Tourism Festival ini menjadi momen penting untuk mempromosikan pariwisata Sintang. Saya mengapresiasi pemerintah daerah yang terus berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam,” ujar Indra.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menambahkan bahwa festival ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan pengalaman edukatif tentang alam. Dengan melepas para pendaki, diharapkan mereka dapat menikmati keindahan Gunung Kelam secara aman dan tetap mematuhi aturan keselamatan serta kelestarian lingkungan.
“Kami melepas 30 pendaki untuk kegiatan ini sebagai bagian dari promosi pariwisata dan edukasi alam. Setiap pendaki juga diberikan pengarahan mengenai protokol keselamatan serta tata cara menjaga kelestarian alam,” ujar Bupati.
Indra Subekti menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk mengembangkan potensi wisata. Ia menilai kegiatan seperti Kelam Tourism Festival tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, termasuk usaha kuliner, transportasi, dan penyediaan homestay bagi wisatawan.
“Kita berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang menarik wisatawan lebih banyak, sekaligus memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Pariwisata harus bisa mendorong kesejahteraan warga,” tambah Indra.
Selain itu, Ketua DPRD Sintang juga mengingatkan pentingnya keselamatan pendaki dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Ia berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi pengembangan pariwisata berbasis alam di Kabupaten Sintang yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
“Kami ingin semua pihak sadar bahwa alam adalah aset yang harus dijaga. Festival ini bisa menjadi sarana edukasi dan sekaligus promosi yang bertanggung jawab,” pungkas Indra Subekti.
Kelam Tourism Festival 2025 diikuti oleh berbagai komunitas pecinta alam, pelajar, serta masyarakat umum, dan diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk mengeksplorasi keindahan Gunung Kelam sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.














