SINTANG, KN – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Sintang yang akan membangun Sekolah Rakyat pada tahun depan. Sekolah ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, sebagai upaya memastikan seluruh anak di Kabupaten Sintang mendapatkan akses pendidikan yang layak dan merata.
Anastasia menjelaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak dan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan adanya Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga yang kurang mampu tidak akan lagi terhambat oleh biaya pendidikan yang tinggi dan dapat mengikuti proses belajar mengajar secara optimal.
“Saya sangat mendukung pembangunan Sekolah Rakyat ini. Pendidikan adalah fondasi masa depan, dan anak-anak dari keluarga kurang mampu harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” ujar Anastasia.
Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah progresif dari pemerintah daerah dalam mengurangi kesenjangan pendidikan di Sintang. Selama ini, anak-anak dari keluarga ekonomi lemah sering menghadapi kendala biaya sekolah, seperti uang gedung, seragam, buku, dan kebutuhan lainnya. Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut sehingga akses pendidikan menjadi lebih inklusif.
Anastasia juga menekankan pentingnya kualitas pendidikan yang diberikan. Tidak cukup hanya membangun gedung sekolah, tetapi materi pembelajaran, tenaga pengajar, serta fasilitas pendukung harus disiapkan secara matang agar tujuan pendidikan dapat tercapai.
“Sekolah ini harus berkualitas. Kita harus memastikan guru-guru profesional, kurikulum sesuai standar, dan fasilitas yang mendukung agar anak-anak benar-benar mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.
Selain itu, Anastasia berharap program ini bisa mendorong partisipasi masyarakat, terutama orang tua dan tokoh masyarakat, untuk mendukung keberlangsungan sekolah. Dukungan ini penting agar sekolah bisa menjadi pusat pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi komunitas sekitar.
“Sekolah Rakyat bukan hanya proyek fisik, tetapi harus menjadi lembaga pendidikan yang hidup dan diterima masyarakat. Keterlibatan warga juga sangat penting untuk kesuksesan sekolah ini,” tambah Anastasia.
Ia juga menyinggung potensi jangka panjang dari Sekolah Rakyat, yaitu meningkatkan angka partisipasi pendidikan, menurunkan angka putus sekolah, serta menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.
“Jika sekolah ini berjalan baik, dampaknya akan sangat besar bagi masa depan anak-anak dan pembangunan SDM Sintang secara keseluruhan,” pungkas Anastasia.
Pemerintah Kabupaten Sintang sendiri menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat dimulai pada awal tahun depan, dengan lokasi strategis agar mudah diakses oleh anak-anak dari berbagai desa dan kecamatan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sintang untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh warganya.














