MALINAU, KN – Sekda Malinau yang juga Ketua KONI Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., secara resmi membuka Penataran Nasional Wasit dan Juri Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) tingkat Provinsi Kalimantan Utara, yang digelar di Ruang Pertemuan Hotel MC, Kamis (8/1/2026).
Dalam sambutannya, Ernes Silvanus menegaskan bahwa kegiatan penataran ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wasit serta juri, khususnya di wilayah Kalimantan Utara.
Menurutnya, kualitas wasit dan juri menjadi salah satu faktor penentu dalam menjamin keadilan dan kredibilitas sebuah pertandingan olahraga.
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi wasit dan juri. Kami bersyukur karena penataran ini bisa dimanfaatkan oleh semua daerah. Peserta tidak hanya dari Malinau, tetapi juga dari Tarakan, KTT, dan daerah lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan antar daerah perlu terus dibangun. Jika suatu daerah belum mampu menyelenggarakan kegiatan serupa, daerah lain maupun pengurus provinsi dapat mengambil peran, sehingga pembinaan olahraga tetap berjalan secara merata.
Ernes juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam mendukung pengembangan olahraga, termasuk melalui pemberian bonus dan apresiasi kepada atlet berprestasi.
Pada tahun 2025, Pemkab Malinau melalui KONI telah menyalurkan bonus kepada ratusan atlet dengan total anggaran sekitar Rp493 juta.
“Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah daerah dan KONI kepada para atlet. Prestasi tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang, latihan, dan pengorbanan,” jelasnya.
Terkait penataran wasit dan juri karate, Ernes menilai pelatihan ini semakin penting seiring perkembangan teknologi dalam sistem penilaian pertandingan.
Dengan sistem yang semakin digital, potensi kesalahan maupun kecurangan dapat diminimalkan, sehingga keadilan bagi atlet lebih terjamin.
“Wasit dan juri memiliki peran strategis. Kesalahan dalam penilaian bisa merusak mental atlet dan citra organisasi olahraga. Karena itu, peningkatan kompetensi melalui penataran seperti ini sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini akan lahir wasit dan juri karate yang kompeten, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Menutup sambutannya, Ernes Silvanus menyampaikan apresiasi kepada FORKI Malinau, FORKI Provinsi Kalimantan Utara, para narasumber, serta seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah.
Ia juga mengucapkan selamat datang kepada peserta luar daerah dan berharap Malinau dapat menjadi bagian terbaik dari pengembangan olahraga di Kalimantan Utara.














