SINTANG, KN – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memberikan arahan penting dalam pelaksanaan Forum Perangkat Daerah (OPD) Bidang Peningkatan Infrastruktur yang berlangsung di Aula Bappeda Sintang. Acara ini merupakan bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dan dihadiri oleh kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sintang yang terkait langsung dengan pembangunan infrastruktur, 12 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa forum ini sangat vital untuk merumuskan langkah strategis dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang. Ia menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur saat ini masih menjadi tantangan utama, terutama jalan mantap yang baru mencapai sekitar 12,07%. Kondisi ini menghambat distribusi barang dan kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus memperlambat pertumbuhan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang masih didominasi oleh komoditas mentah tanpa nilai tambah yang memadai.
Bupati juga menyoroti bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok sering terganggu, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan inflasi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah fokus pada lima prioritas utama, yakni peningkatan dan pemeliharaan jalan serta jembatan untuk memperkuat konektivitas antar wilayah, penyediaan air minum dan sanitasi yang layak, peningkatan kualitas infrastruktur kawasan permukiman, serta integrasi pembangunan infrastruktur dengan upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan.
“Selain itu, sinergi pembangunan antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat harus diperkuat agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Gregorius Herkulanus Bala.
Ia juga berharap forum ini menjadi ruang untuk menyelaraskan program dan kegiatan seluruh perangkat daerah, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur dasar. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk membuka akses ekonomi, menurunkan kesenjangan wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur di Sintang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pemerataan dan kualitas. Kondisi jalan yang masih terbatas sangat berdampak pada akses pelayanan dan distribusi ekonomi. Oleh karena itu, kita harus mendorong pembangunan infrastruktur secara lebih serius, terencana, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa isu strategis yang dihadapi adalah belum optimalnya pemerataan infrastruktur wilayah yang berdampak pada keterbatasan konektivitas dan daya dukung terhadap pertumbuhan ekonomi. “Pertumbuhan ekonomi di Sintang berjalan perlahan karena produktivitas sektor unggulan belum maksimal. Maka dari itu, pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Gregorius menegaskan bahwa tema pembangunan RKPD 2027 adalah “Pembangunan Infrastruktur yang Merata dan Berkualitas untuk Memperkuat Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan”. Tema ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak terkonsentrasi di satu wilayah saja, tetapi menjangkau seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Sintang.
“Dengan tema ini, kita ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan,” tutup Gregorius Herkulanus Bala. Acara ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata, berkualitas, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.